Hj Endang: Pancasila itu Sudah Final, Tidak bisa Diganggu Gugat

  • Whatsapp

Oleh, Budi Setiawan

WONOGIRI, AMUNISINEWS.CO.ID. – Acara Sosialisasi 4 Pilar yang di gelar oleh, Anggota MPR-DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hj.Endang Maria Astuti,S.Ag, S.H,.MH di Kampus STAIMAS, Wonogiri, Jawa-Tengah. pada,Rabu, (17/6/20).

Dihadiri oleh dosen, Mahasiswa dan beberapa tamu undangan dari tokoh Masyarakat. dalam acara ini tetap mematuhi Protokol kesehatan dan tetap menjaga jarak, dan bermasker.

Hadirin, tamu undangan pada acara sosialisasi Hj Endang Maria Astuti

Acara disambut antutias dan hangat oleh para Dosen, dan Mahasiswa.dan para tamu undangan,tokoh masyarakat.yang dengan di gelarnya acara Sosialisasi 4 Pilar.yang setelah hampir tidak ada aktivitas ditengah wabah pandemi Covid-19. tentunya,dalam acara Sosialisasi ini dapat di implementasikan dalam kehidupan bermasyarakatan, dan berbangsa, dan bernegara.
“Indonesia memiliki fondasi yang dikenal dengan istilah empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar tersebut telah menjadi sejarah perjalanan bangsa Indonesia, dan menjadi komitmen kebangsaan yang harus terus ditingkatkan,”tegas Hj Endang Maria Astuti dihadapan para peserta yang hadir dalam acara tersebut. Rabu,(17/6/20).

Karena 4 Pilar yang terkandung memiliki makna yang sangat Sakrar dan rancang para pejuang bangsa, dan tokoh-tokoh Agama. sehingga betul-betul mempunyai makna yang mengandung arti dalam kehidupan kita.
“Dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar berdatangan pertanyan-pertanyan, yang di lontarkan dari tokoh masyarakat, dan mahasiswa-Mahsiswi. mempertanyakan dengan situasi pandemi Covid -19. dengan Situasi ekonomi yang kurang baik dan Masyarakat. banyak terdampak akibat Covid-19 dan bantuan dari pemerintah pusat. tentang perhatian pemerintah dalam memberikan bantuan yang tidak berkeadilan. masih ada masyarakat yang belum mendapatkan dari bantuan tersebut,”pungkas tokoh masyarakat.

“Salahsatu peserta yang hadir dalam acara Sosialisasi 4 Pilar ada yang mempertanyakan? berharap,DPR RI sebagai wakil rakyat. harus menjadi garda terdepan untuk mencegahnya bangkitnya PKI,atau paham komunis. yang isunya justru akan diperkuat dengan adanya Undang-Undang HIP,”tegas Salahsatu peserta yang hadir.

Mereka (Mahasiswa, Red..) mengingatkan,”Bangsa kita mestinya, memperhatikan kepentingan bangsa dan negara”sebagai kepentingan yang utama,”ucap Mahasiswa.

Dengan pengalaman baik zaman orde baru (Orba). dan orde lama (Orla). semestinya, bisa menjadi bahan kajian untuk menata bangsa kedepan “Pancasila dan Undang-undang 1945. HARGA MATI BAGI BANGSA INDONESIA”.

Justru dengan mengamandemen dan merencanakan kehadiran RUU HIP. akan mengdegradasi Undang-undang dasar 1945 .artinya, kedepan konflik yang lebih  besar bisa saja muncul karena tafsir yang berbeda.

Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi sorotan publik beberapa waktu belakangan. Perdebatan soal RUU ini dipantik oleh protes banyak kalangan.

“RUU HIP merupakan suatu pelemahan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Sedangkan menurut para ahli, Pancasila itu sudah final, tidak bisa diganggu gugat, dan diubah-ubah, posisinya sudah tepat yakni landasan dasar konstitusi (UUD 1945),”ucap salahsatu tokoh masyarakat.

Rekom nya, jangan bahas RUU HIP… bukan ditunda sebab jika ditunda masyarakat, tidak tau tiba-tiba di sahkan menjadi Undang-undang. tentunya masyarakat, jadi kecewa. Dan akan pantau..terus.

Pos terkait