HUT TNI ke – 73, Tiga Matra Gelar Parade Alutsista

  • Whatsapp

Oleh : Merry Tama

Upacara HUT ke -73 TNI di Dermaga Masura Koarmada III Ujung Surabaya

SURABAYA,  AMUNISINEWS.CO.ID –  Tiga Matra gelar Upacara HUT TNI ke 73 , Jumat (5/10/2018) di Dermaga Madura Koarmada II Ujung.Dalam gelar juga menampilkan parade Alutsista dan kehebatan personel di tiga matra TNI.

Komandan Garnizun Tetap III Mayjen TNI Arif Rahman selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak hadirin berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong yang terkena gempa dan tsunami Jumat (28/9) lalu, tuturnya.

“Demikian pula beban yang masih diderita saudara-saudara kita di Lombok. Semoga   kekuatan dan ketabahan menyertai saudara-saudara kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagaimana sedia kala,” ungkap Perwira Tinggi dengan Bintang Dua dipundak  nya, juga  Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Dangartap III tersebut.

Panglima TNI dalam amanatnya menambahkan, TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu. Kita berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara-saudara kita, pungkas Pangdam V Brawijaya.

“TNI telah mengerahkan personel dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan,  serta memulihkan sarpras secara bertahap,” ujarnya.

Apa yang dilaksanakan di lokasi bencana lanjutnya, baik pengerahan personel maupun alutsista, adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI. Sesuai dengan tema Profesionalisme TNI Untuk Rakyat pada HUT kali ini.

Selain itu, sebagai alat negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini maupun di masa depan yang semakin kompleks.  Perkembangan politik, ekonomi dan teknologi global, telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru.

Perang telah menjadi tidak terbatas (unrestricted war) masuk ke berbagai dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, perang hukum, perang syber, perang opini, dan bahkan akhir-akhir ini kita menyaksikan adanya perang mata uang di berbagai negara. Era perang kinetik bergeser ke arah perang digital, non-letal tapi tetap menimbulkan dampak sangat merugikan bagi kehidupan masyarakat bernegara.

“Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional, selain melahirkan dimensi-dimensi ruang palagan baru, juga menggeser dimensi waktu, karena perang tersebut terjadi di masa damai,” ungkap Mayjen TNI Arif Rahman yang juga Pangdam V Brawijaya.

“selain menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, kita juga harus menghadapi gejolak alam    yang   terjadi akhir-akhir ini” pungkasnya.

Sementara Gubernur Jatim Soekarwo juga menyampaikan selamat kepada TNI dan  seluruh prajurit TNI dalam merayakan HUT TNI ke 73. Dengan profesionalitas TNI maka sinergitas dengan rakyat bisa terus berjalan dengan baik.

“Profesional TNI dibuktikan dengan kesigapannya membantu korban bencana alam mulai dari pengamanan, bantuan kesehatan dan bantuan lainnya,” ujarnya.

Kedepannya, Pakde Karwo, TNI harus lebih terus memberikan wawasan kebangsaan kepada rakyat. Dengan tujuan menumbuhksn rasa cinta pada tanah air.,tutur Pakde Karwo.

Bersamaan Kapolda Jatim Irjen.Luki Hermawan mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 73 TNI.Alhamdulillah sinergitas kita semua masyarkat sudah tahu dalam Kamtibmas kita selalu melibatkan TNI dibawah pimpinan bapak Gubernur dan steakholder yang ada, ujar Kapolda singkat

Hadir dalam peringatan HUT yang mengusung tema “Profesionalisme TNI untuk Rakyat” diantaranya Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo, Pangarmada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Dankodiklatal, Gubernur AAL, Pangdivif 2 Kostrad, Kajati, dan tamu undangan lainnya.

 

 

 

Pos terkait