Imbas Proyek Bangunan PT. IK, Diduga Rumah Warga di Desa Tegal Maja Retak

  • Whatsapp

Oleh, Yusa/Faed

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID.- Kades Tegal Maja Kec. Kragilan Kab,Serang, Muhamad Iksan dan baru dilantik sebulan lalu mendapat ujian berat dari warganya.

Ditemui di rumahnya, Iksan tuturkan pada awak media, warganya yang berada di Kp.Pabrik, Kp.Tegal Maja dan Kp.Rangkas Baru keluhkan kondisi tembok rumahnya retak-retak akibat pekerjaan pemasangan tiang pancang di area proyek Pt. Indah Kiat – Kragilan. Sabtu 01/02

Saat temui di rumah anggota BPD

Selaku Kades Tegal Maja ingin duduk bareng dengan perwakilan Indah Kiat untuk bicarakan keluhan warga, tapi sampai hari ini belum terwujud, ungkapnya. Dengan nada meninggi Iksan berpesan jangan sampai persoalan ini menjadi bumerang bagi pihak Indah Kiat. Ditekankan Indah Kiat bagian dari Desa Tegal Maja, bukan sebaliknya, tegasnya.

Kalau persoalan tembok rumah warga yang retak tak segera disikapi dengan bijaksana maka persoalan yang selama ini mengendap akan muncul ke permukaan, seperti minimnya penyerapan tenaga kerja dari desa kami, ungkapnya.

Iksan menambahkan, inshaaAlloh nanti kami akan musyawarah bersama warga, anggota BPD dan LKD (Rt/Rw, Karang Taruna dan LPM) untuk gelar dengar pendapat keinginan warga guna dapatkan solusinya.

Pendapat  dari Ketua BPD Tegal Maja, Marjuki katakan,”Kami inginkan pihak Indah Kiat datangi Kantor Desa bersama temui Kepala Desa, BPD, LKD dan wakil warga guna dengar pendapatnya. Dan  berharap dari pihak Indah Kiat jangan ambil keputusan sendiri.

Rumah warga yang temboknya retak-retak  terdata pada kami berjumlah 44 rumah, terdampak pada Kp. Pabrik,Kp.Tegal Maja dan Kp. Rangkas Baru. Diperjelas Marjuki, beberapa waktu lalu pihak Indah Kiat hanya menambal bagian rumah yang retak, sedangkan warga inginkan ganti rugi yang sesuai. “Gimana ceritanya tembok retak hanya ditambal, sementara posisi bawah juga alami pergeseran”,ungkap Marjuki.

Proyek tersebut kurang lebih sudah tujuh bulan dan sampai kini warga belum menerima konpensasi apapun..

Terkait Penyerapan tenaga kerja juga tidak maksimal, hanya segelintir orang terekrut kerja. Kami seperti tikus mati di lumbung padi, ungkapnya.
Awak media keliling ke tiga kampung usai konfirmasi dengan Kades dan Ketua BPD untuk investigasi rumah yang temboknya retak-retak diduga akibat pemasangan tiang pancang proyek Indah Kiat. Pada Minggu 02/02 lanjut hubungi Arif Mahdali selaku Humas perusahaan- di Kragilan via WhatsApp untuk konfirmasi, namun hasil nihil sampai berita ini dipublikasikan.

 

Pos terkait