Impikan Sentuhan Pemerintah, Petani Atar Ruguk Harapkan Lahannya Dapat Kembali Digarap

  • Whatsapp

PETANI ATAR RUGUK- NASIONAL

WAYKRUI, AMUNISINEWS.COM – Para petani padi di Atar Ruguk kecamatan Waykrui Pesisir Barat keluhkan kondisi lahan mereka yang sudah bertahun-tahun tidak bisa digarap pasca beronjong penahan aliran sungai waykrui ambrol beberapa tahun silam.

Atar Ruguk yang berlokasi diseputaran destinasi wisata Bendungan Waykrui dan Air Terjun Waykarang ini merupakan salahsatu lahan persawahan yang subur mengingat masa jayanya sepuluhan tahun silam.

Hamparan lahan persawahan yang takkurang dari 20 hektar tersebut saat ini hanya berkira 9 – 10 HA luas lahan yang masih digarap oleh petani setempat.

“Lahan persawahan Atar Ruguk letaknya tepat dipinggiran sungai yang langsung menerjang lahan, dulu ada beronjong penahan tapi sekarang beronjong tersebut sudah hancur,” kata Widyat (30) salahsatu petani kepada koran ini, Selasa (19/9/2017).

Dijelaskan, selain kondisi lahan garapan yang berkurang fihaknya juga mengeluhkan keberadaan saluran air (irigasi,red) yang tidak ada. “Kami para petani dalam setiap akan mulai menggarap harus gotong royong dulu kehulu sungai agar air dapat masuk ke saluran persawahan,” katanya.

Kondisi yang dikeluhkan petani Atar Ruguk sidah beelangsung cukup lama, mereka sudah berulangkali mengajukan profosal ke Pemda Pesisir Barat, namun hingga kini kondisi tersebut masih belum tersentuh Pemerintah

“Dibilang capek ya begitulah keadaannya, mungkin pemeeintah kita kurang peka terhadap kondisi rakyat macam kami para petani,” keluh Widyat.

Fihaknya berharap pemerintah dapat membantu agar rutinitas mereka serta roda perekonomian masyarakat setempat dapat berjalan sama dengan wilayah lain di negeri berjuluk “bumi para saibatin” ini. (son)

 

Pos terkait