Inspektorat Takalar Diduga Lindungi oknum Kepala Desa yang Korup

Oleh, Hamzar Siriwa

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID.- Jika masyarakat yang cinta penegakan hukum di tegakkan, maka pastilah tidak akan lupa praktik korupsi yang terjadi di Desa Bontoloe Kecamatan Galesong Selatan beberapa waktu lalu.

Saat Desa tersebut dikendalikan Plt Syamsul Endang, ditemukan beberapa program pembangunan tak satupun kelihatan pisiknya, namun anggarannya hilang, diduga masuk kantong Plt Kepala Desa

Beberapa program pembangunan seperti beberapa kali diberitakan media ini adalah ; Rp.50 juta anggaran pembangunan gapura, Rp.50 juta, anggaran membeli kendaraan viar, Rp.7.500.000,- anggaran membeli 5 buah alat komunikasi (HT) dan Rp.3 juta anggaran membeli mesin rumput ditambah Rp.74 juta Dana BUMDES, total Rp.184.500.000,-

Sumber menyebutkan bahwa praktik korupsi tersebut, sudah bergulir di Polres Takalar, tetapi hingga saat ini masih mengendap, alasannya adalah hasil audit Inspektorat belum juga diterima walau Polres sudah lama minta diberikan.
Kuat dugaan kalau pelaku yang menggelapkan uang rakyat mendapat perlindungan Inspektur Inspektorat

Inspektur Inspektorat Kabupaten Takalar, H.Yahe yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya beberapa hari lalu menulis seperti ini, -Tabe, pak Sy tdk pernah memberikan perlindungan kepada siapapun org yg bersalah,.

26 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.