Rabu , 17 Januari 2018
Home / NASIONAL / Jarang Berada di Kantor, Kinerja Kepala Dinas PU Kabupaten Bangka Dipertanyakan

Jarang Berada di Kantor, Kinerja Kepala Dinas PU Kabupaten Bangka Dipertanyakan

Oleh Herman Saleh

SUNGAILIAT,BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID–Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bangka Ir.Hairil merupakan sosok Kepala Dinas yang tidak betah berada di ruang kerja ataupun kantor Dinas PUTR Kabupaten Bangka yang terletak di komplek Perkantoran Jalur Dua Sungailiat Kabupaten Bangka.

Berdasarkan pantauan, Hairil selalu tidak berada diluar kantor apakah itu disaat jam kerja pada pagi hari ataupun pada siang hari.

Seperti pada Selasa pagi (9/01/2018) Amunisinews mencoba ke kantornya untuk konfirmasi terkait proyek Irigasi Desa Zed, namun Amunisi News tidak berhasil menemuinya dengan alasan Kepala Dinas sedang DL, seperti yang dituturkan salah satu Stafnya,

“Pak Kadin tidak ada di kantor, kalau tidak salah sedang dinas luar ke Jakarta,” tutur Stafnya yang keberatan namanya ditulis.

Kemudian Amunisinews mencoba menghubungi melalui telepon tetapi tidak diangkat walau terdengar bahwa telepon itu masuk ke nomor yang dituju. Selanjutnya Amunisinews mengirimkan pesan singkat dan pesan singkatnya dijawab Hairil,

“lagi rapat di Jakarta,” tulis Hairil dalam pesan singkat tersebut.

Sebenarnya kelakuan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bangka Hairil yang tidak betah berada di kantornya ini sudah sejak semasa menjabat PLT beberapa bulan yang lalu, berbagai alasan yang dilontarkan Hairil baik itu kepada media ataupun kepada rekanan dan hal itu dibenarkan salah satu Kabidnya beberapa hari yang lalu,

“Jangankan media mau ketemu pak Kadin, kami juga jarang melihatnya, kami tidak tau apa kerjanya karena dia berangkat juga tidak pernah memberitahu. Bapak jarang dikantor dan kalau berangkat juga tidak pernah memberi kabar, tau-tau sudah hilang dan jarang dikantor,” jelasnya.

 

(Visited 162 times, 1 visits today)

Simak Juga

PPK : Jembatan Itu Tempohari Pernah Kami Perbaiki

Oleh Robi SUNGAILIAT BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID—Purwanti, PPK jembatan senilai Rp 8 miliar  yang bermasalah mengaku pernah memperbaiki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *