Jihan Nurlela: Program Kartu Pra-Kerja dapat Mengatasi Pengangguran

  • Whatsapp

Oleh, Budi Setiawan

JAKARTA,  AMUNISINEWS.CO.ID.- Pemerintah benercana mengeluarkan Rp.10 triliun untuk mendukung program kartu Pra-Kerja. Pemerintah akan segera menggulirkan program Kartu Pra Kerja. Nantinya kartu ini diperuntukkan bagi pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan maupun mereka yang akan mengikuti pelatihan kerja.

Komposisi kartu Pra-kerja itu kan banyak  dapat memberikan, edukasi, Pelatihan dari pemerintah. dan tentunya lebih fokus terhadap SDM yang berkualitas dan tentunya saya sambut baik dan Apresiasi kepada pemerintah dan saya setuju mendukung program kartu pra kerja.

“Saya mendukung program Kartu Pra-Kerja, karena program ini sangat baik dan bermanfaat bagi pencari kerja. Program Kartu Pra-Kerja juga sejalan dengan Visi Presiden Jokowi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” tutur Dr Jihan Nurlela, anggota DPD RI, Komite lll dari Provinsi Lampung, Kamis, 21/11/2019, pada jurnalis,amunisinews.co.id di gedung Parlemen,Senayan Jakarta-Pusat.

Ia sangat optimis dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, yang merespon program Kartu Pra-Kerja dengan cepat menyusun mekanisme pelaksanaan program Kartu Pra-Kerja.

Lebihlanjut ditegaskan, mekanisme penyaluran Kartu Pra-Kerja harus selektif. Karena kalau tidak selektif nanti bisa dimanfaatkan orang-orang yang malas, bertujuan hanya untuk mendapatkan kucuran dana dari Kartu Pra-Kerja.

Program Kartu Pra-Kerja bisa mengurangi pengangguran, karena program ini akan digunakan untuk melatih skill tenaga kerja, sehingga tenaga kerja bisa bersaing dalam memperoleh pekerjaan.

” Program Kartu Pra-Kerja sudah tepat dikelola pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan. Kalau dananya dikasih langsung ke sasaran, takut tidak maksimal,”ucap anggota Komite III yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, dan Tenaga kerja.

Ia mengatakan, Pemerintahan Presiden Jokowi selama 5 (lima) tahun yang fokus di infrastruktur, sudah bisa menyediakan lapangan kerja, tapi belum bisa maksimal. Untuk periode kedua yang konsen di pengembangan SDM belum melihatnya.

“Senator Dapil Lampung, wanita berparas cantik melenial yaitu Jihan Nurlela berharap, semua komponen bangsa duduk bersama, untuk berkontribusi dalam menangani masalah tenaga kerja. Bila hal ini dilakukan bersama-sama oleh semua komponen bangsa, tentu tidak akan terjadi banyak pengangguran,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai kenaikan BPJS Kesehatan
pada Januari 2020.

Dengan kenaikan iuran BPJS kesehatan, wajar saja ada yang pro dan kontra dalam setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Tentunya, untuk mengatasi defisit BPJS kesehatan. saya yakin pemerintah dan semua stakeholder, sudah mencari atau mengatasi solusi. tentunya kalau kita lihat dari asuransi yang ada diluar negeri untuk di Indonesia masih tergolong murah.

“Tentunya, saya sangat tidak setuju dengan kenaikan iuran BPJS kesehatan untuk kelas tiga dinaikan sampai 100% seyogyanya untuk kelas tiga harus dibedakan,” tegasnya

Pos terkait