Rabu , 17 Januari 2018
Home / NASIONAL / Kabupaten Takalar Bersih dan Indah Akhirnya Terwujud

Kabupaten Takalar Bersih dan Indah Akhirnya Terwujud

Oleh Hamzahr Siriwa

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID – Kabupaten Takalar akan menjadi Kabupaten “Tasamara”. sedikitnya ada 22 poin komitmen dalam Gerakan Masyarakat (Gema) Tangkasa dan Gammara (Tasamara) yang dicanangkan Pemda Takalar.

Pencanangan “Gema Tasamara” yang dilaksanakan dalam apel siaga bencana dalam rangka kesiapsiagaan bencana alam di Kabupaten Takalar yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Syamsari Kitta di Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali Takalar, beberapa waktu lalu.

Komitmen yang disepakati bersama dalam pencanangan tersebut yaitu tidak membiarkan sampah bertumpuk dan berserakan di lingkungan sekitarnya, Saluran air/drainase bersih dari sampah, endapan dan tidak tersumbat.

Selain itu tersedia Tempat Penampunagan Sampah Sementara (Tps) sampah basah dan kering, pengolahan sampah, WC, air bersih, di areal perumahan, perkantoran, sekolah, pertokoan, pasar, industri terminal, tempat wisata, pelabuhan). Menata Pedagang Kaki Lima (Pkl), tidak menempati jalan, trotoar, bahu jalan dan diatas selokan. Mengolah sampah dengan prinsip 3 R (kompos, daur ulang dijadikan kerajinan).

Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Taman, ditata, dipelihara dan dihijaukan., Sungai dan pantai bersih, hijau dan tidak tercemar, Puskesmas dan Rumah Sakit Umum menyediakan Instalasi pengolahan limbah cair dan limbah medis atau mengirim limbah medis ke pihak ke 3.

Melaksanakan Lomba Adipura Lokal mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten, Rumah pejabat, bupati, Wakil bupati, Pejabat instansi vertikal, BUMN, BUMD Kepala SKPD, camat, lurah dan kades serta kantor pemerintah menjadi contoh kebersihan, keindahan dan keteduhan. Jumat bersih tetap jalan, membersihkan di lingkungan masing-masing dan kerja bakti pada lokasi tertentu.

Upacara dirangkaikan yang dirangkaian penyerahan bantuan motor operasional angkutan sampah dari Bupati Takalar kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan kabupaten Takalar.

Syamsari Kitta menegaskan bahwa mulai saat ini soal kebersihan harus betul-betul dimanage dengan pola dan sistem yang baik. Pencanangan ini jangan hanya bersifat di atas kertas. Artinya tak lebih dari pada sekedar retorika belaka.

“Tidak bisa lagi ada anggota masyarakat yang tidak patuh. Kembali kita ingatkan bahwa masalah kebersihan menyangkut soal budaya yang berkaitan pula dengan soal disiplin. Bahkan agama menyebutkan kebersihan adalah bagian dari iman,” ujarnya.

 

(Visited 10 times, 1 visits today)

Simak Juga

PPK : Jembatan Itu Tempohari Pernah Kami Perbaiki

Oleh Robi SUNGAILIAT BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID—Purwanti, PPK jembatan senilai Rp 8 miliar  yang bermasalah mengaku pernah memperbaiki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *