Kader Ansor dan Banser Diimbau Tidak Kalap dan Gegabah Soal Rohingnya

  • Whatsapp
IMG-20170903-WA0055
H Rezza Ali

SIDOARJO,AMUNISINEWS
COM – Banyaknya gerakan dan kampanye peduli muslim Rohingya terkait pembantaian dan kekerasan yangmenimpa muslim Rohingnya mendapat tanggapan serius khususnya dari Ansor Sidoarjo.
Sebagai Panglima Grasroot Pemegang Pasukan ormas Islam terbesar di Indonesia Ketua PC GP Ansor Sidoarjo mengharap agar masyarakat khususnya kader ansor dan banser tidak kalap dan gegabah.

Hal ini perlu dinetralisir mengingat begitu gencarnya gerakan dan kampanye keperihatinan untuk membantu saudara kita umat muslim
Rohingya yang menjadi korban kebiadaban rezim yang memakai simbol dan idiom salah satu agama.

H.Rezza Faizin Ali Faizin ketua GP.Ansor Sidoarjo kepada
wartawan Senin (4/9), mengatakan hal itu. Bahkan , katanya, ada salah satu ormas yang membuka pendaftaran
untuk memberangkatkan masyarakat guna berjihad membantu warga muslim Rohingya.

“Bagi ansor kita memang wajib membantu dan mengutuk keras kebiadaban dan kekejaman ini. Namun untuk memberangkatkan pasukan
jihad perang kesana bagi kami belum saatnya dan kami berdoa dan naudzubillah mindzalik mudah-mudahan hal ini jangan sampai terjadi,”terangnya.

Haji Rezza sapaan akrab ketua GP.Ansor Sidoarjo menambahkan, saat ini masyarakat Rohingya tidak butuh perang melainkan butuh solusi hidup dan  perdamaian.Banyak anak-anak kecil yang butuh pendidikan dan orang tua yang membutuhkan kepastian, pengakuan dan kebebasan hidup.

“Untuk itu PC GP Ansor Sidoarjo akan melakukan langkah-langkah konkrit untuk membantu masyarakat muslim Rohingnya sekaligus
mengantisipasi konflik ini menjadi konflik agama yang merembet kelua jauh dari akar masalahnya. Apalagi kalau hal ini tidak di antisipasi
akan berpotensi terjadi konflik horizontal yang mengancam kerukunan umat beragama di negeri ini,” tegasnya.

Sementara pengurus dan anggota  PC GP Ansor Sidoarjo akan mengikuti dan
melaksanakan intruksi resmi panglima besar dalam hal ini ketua umum PP
GP Ansor pusat bahwa kita mengutuk kebiadaban ini namun kita tida boleh gagap dan reaksioner namun harus melakukan gerakan yang
berdampak solutif pada masalah tersebut.

Muzayyin, Ketua Bid.Cyber menambahkan,Mengenai Rohingya meminta sekaligus mempercayakan secara penuh kepada pemerintah untuk melakukan diplomasi baik diplomasi bilateral dengan PBB dan negara berkepentingan sekaligus melakukan intervensi politik luar negeri dengan pemerintah Myanmar agar menghentikan kebiadaban dan kekejaman ini. Melakukan dialog dan pendekatan antar umat beragama agar konflik ini tidak dibaca sebagai konflik agama semata yang kemudian akan mengancam keharmonisan, kedamaian serta kerukunan umat beragama di
Indonesia khususnya di Sidoarjo.

“Kita akan menghimbau kepada seluruh kader untuk berdoa agar saudara kita muslim rohingya diberi kekuatan dan ketabahan dan mudah2an diberi jalan terbaik oleh Allah.Serta mengintruksikan kepada seluruh kader untuk mengumpulkan bantuan sosial dalam bentuk apapun yang sudah kami kordinasikan dengan PC.NU Sidoarjo lewat lembaga resmi NU,” teganya.(tam).

Pos terkait