Kades Kaluku Peduli, Bantu Bangun Rumah untuk Dua Warga Dusun Balangloe

  • Whatsapp

Oleh Hamzah Sila

JENEPONTO, PETIRNEWS.CO. ID – Kades Kaluku Kec. Batang Kab. Jeneponto Sulsel, Haruling selain mengedepankan kepentingan masyarakat tani dengan membangun jalan tani dan irigasi, juga memperhatikan rumah warga yang tidak layak huni dibantunya.

Karakter kepemimpinan dan tingginya jiwa kepedulian, Haruling sebagai pucuk pimpinan warga Desa Kaluku, dapat tergambarkan, adanya dua warga miskin di Dusun Balangloe yang dipasilitasinya melalui dana ADD, memberi bantuan bangunan rumah  yang tadinya sangat memprihatinkan tak layak huni, menjikannya layak huni.

Kades, Haruling meprogramkannya pada priode pencairan ADD tahap kedua tahun 2018 ini, untuk unit rumah warga yang diberikannya bantuan bedah rumah di Dusun Balangloe, yang dianggarkan ke dalam anggaran dana ADD, sebesar 35 juta satu unit rumah atau 70 juta untuk dua unit rumah secara berangsur dalam dua tahap pencairan dana ADD.

Dari pemilik dua rumah warga miskin yang dapat bantuan bedah atau bangunan rumah itu, adalah Syamsuddin dengan Tumang. Kedua bangunan rumah tersebut, rumah milik Syamsudin sudah dinyatakan rampung, dan sekarang sudah dihuninya kembali, sebagaimana layaknya rumah layak huni lainnya.

Sedangkan untu giliran milik Tumang, menunggu gilirannya yang sudah tak lama lagi, karena sudah sedang dalam keadaan proses untuk pencairan dana ADD bulan Oktober ini. “Inshaa Allah akan saya prioritaskan merampungkan secepatnya juga seperti milik Syamsuddin,” kata Kades.

Denga panjang lebar Kades, Haruling saat ditemui di rumah kediamannya pada Rabu, 3 Oktober 2018 sore, bahwa sesungguhnya dia membantu kedua warganya itu adalah tak lain dari sikap kemanusiaan dengan penuh keprihatinan, melihat kondisi kedua unit rumah warganya itu, sudah berantakan yang pertanda sudah tak layak huni lagi.

“Saya sangat kasihan melihat kondisi pisik banguanan rumah kedua wargaku itu yang sudah nampak berantakan bahkan sudah ada yang tidak ada atap dan dindinnya lagi kasihan sekali,” kata Kades.

Apa lagi rumah milik Si Tumang selain sudah berantakan rusak parah tak beratap dan tak berdindin lagi, dan juga pemiliknya sudah dalam keadaan buta dan tidak ada sanak keluarganya yang bisa dia harap membantunya, itu yang lebih kasihan lagi.

Sementara Syamsuddin, selain berkehidupan tidak tidak mampu, juga dia memiliki anak sebanyak 12 orang yang juga sangat sangat memperihatinkan, bila tidak memiliki rumah layak huni. Sehingga kedua duanya perlu dapat perhatian untuk diberi bantuan.

“Keduanya sangat memprihatinkan keadaan kehidupannya sehingga bagiku walaupun saya sumbang dengan uang pribadi wajar saja apalagi bisa menggunakan dana ADD lebih bagus lagi untuk membantu orang miskin seperti itu kasihan,” ucapnya  penuh kasih.

Pos terkait