Kades Supardi: Pemerintah Desa Tidak Pernah Menahan Dana Bumbes

  • Whatsapp

Oleh Tri Teguh

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Sukardi, Kades Riam Bunut, Kecamatan sungai Laur,  Kabupaten Ketapang mengklarifikasi atau memberikan hak jawab atas pemberitaan koran Amunisi edisi (7/9/2020).

Menurut Supardi, untuk menjawab pemberitaan pada edisi lalu bahwa Bumdes berdiri berdasarkan regulasi yaitu Perdes, Regulasi pembentukan Bumdes tanggal 10/4/2018 serta berdirinya Bumdes desa Riam Bunut bersama BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lembaga desa.

Apa yang disampaikan ketua Bumdes bahwa desa menahan uang tersebut adalah tidak benar, dalam hal ini dari pemerintah desa tidak ada menahan uang tersebut.

“Keuangan yang dikeluarkan serta dikelola oleh Bumdes berdasarkan usulan dan proposal yang telah diverifikasi oleh tim pengawas dari Bumdes itu sendiri apa sudah layak dikembangkan hasil musyawarah di interen Bumdes,” ujarnya Supardi.

Jumran menegaskan, tentang pembentukan Bumdes berdasarkan standar musyawarah umum, difasilitasi pemerintah desa Riam Bunut, dengan di hadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan lainnya.

“Dan saya sampaikan bahwa dana BUMDES masih tersisa Rp.70.000.000, perencanaan kegiatan masih berkelanjutan, dan saat ini masih mencari usaha yang prospektif,” jelasnya.

Junaidi menambahkan melalui WA  Kades, bahwa terkait pembangunan aspirasi yang ada di desa Riam Bunut tidak ada terjadinya tumpang tindih setelah dirapat kan oleh kepala desa dengan lainnya, yang mana mereka akan membangun. “Tentunya mereka survei dan menentukan titik koorninatnya, sehingga yang mereka bangun sesuai kondisi di lapangan dan sesuai hasil survei mereka, hasil rapat menurut Pak Kades,”pungkasnya.

 

 

Pos terkait