Kadis Pendidikan Tolitoli Ogah Masuk Penjara

  • Whatsapp

Oleh Hariyanti

TOLITOLI, AMUNISI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah belum membayar sertifikasi triwulan dua kepada guru.

Kondisi membuat para guru mengeluh dan melakukan unjuk rasa agar Dinas Pendidikan Kebudayaan di panggil DPRD dan meminta agar sertifikasi guru segera dibayarkan.

Dana sertifikasi ini mengunakan dana APBN dan tidak ada penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan.

Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Rudy Bantilan  S. Sos  M.si ditemui di ruang kerjanya membenarkan bahwa dana sertifikasi belum dibayar. Namun akan tetap dibayarkan.

“Saya  sudah mengubah  pola sistim  laporan tentang Dana BOS karena pada waktu saya masuk di sini yang paling bobrok  tentang laporan Dana BOS   di dinas ini,” katanya.

“Setiap laporan dana BOS sekolah,  masing-masing  membawa laporan  saya suruh disertakan dengan buku rekening bos  agar kepala sekolah tidak akan mengadaikan lagi buku rekening dana bos sekolah ke rrentenir  karena buku rekening bos bukan buku pribadi,” tegasnya.

Terus terang kata kadis Rudy, dia  tidak mau masuk penjara seperti dua Kadis yang menjabat di dinas ini  masuk penjara hanya karena   memberi kebijakan.

Kadis Rudy menyinggung masalah unjuk rasa kenapa  pada saat kadis tidak berada di tempat. “Andai pada waktu itu saya  ada saya akan pertanyakan juga tugas mereka apakah kalian sebagai  guru  sudah menjalankan tugas  dengan benar,” katanya.

 

Pos terkait