Kajati Babel Happy Hadiastuty: Kasus Alkes RSUP Babel Masuk Tahap Penuntutan

  • Whatsapp
kajati_happy-200x165
Happy Hadiastuty

AMUNISINEWS.COM, PANGKALPINANG –Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Happy Hadiastuty  menjelaskan, kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) sudah masuk ketahap tuntutan.

Penjelasan itu disampaikan Happy saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat ( SMS ) pada Senin ( 19/9/2016 ) pagi mengenai kejelasan kasus Alkes RSUP Bangka Belitung yang melibatkan Dr.Hendra Kusuma Jaya sebagai tersangka.

“Kasus Alkes RSUP Babel dari penyidikan naik ke penuntutan, ”tulis Kajati Happy

Selain itu juga dalam kesempatan ini  Happy Hadiastuty juga menulis bahwa tersangka Dr Hendra Kusuma Jaya sudah mengembalikan uang kerugian Negara sekitar kurang lebih Rp 2 atau 3 Milyar

“Kalau tidak salah kerugian Negara tinggal 2 atau 3 milyar dan sudah dikembalikan” tulis Happy lagi

Kasus ini berawal dari pengadaan Alkes pada Rumah Sakit terbesar di provinsi Babel di zamannyabgubernur dijabat  Eko Maulana Ali ( almarhum ) dan Kadinkes waktu itu dijabat oleh Dr Hendra Kusuma Jaya.M.Epid ( 2012 ) yang berlokasi di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka itu telah menelan dana mencapai Rp12 Miliar untuk pengadaan Alat Kesehatannya saja.

Beberapa dari PNS baik dari panitia lelang dan juga pihak pelaksana dari Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung yang terkait dengan kasus Alkes itu serta juga pihak rekanan sudah diperiksa penyidik Kejati Babel dan juga dikabarkan telah melakukan pemeriksaan sedikitnya kurang lebih ada sekitar 30 orang saksi yang terkait tentang proyek pengadaan Alkes di RSUP Babel tersebut.(man)

 

Pos terkait