Kapolda Jambi Tatap Muka dan Silaturahmi di Batanghari

  • Whatsapp

Oleh : Lagua

BATANG HARI, AMUNISINEWS.CO.ID – Bertempat di Aula Kantor Bupati Batanghari Kapolda Jambi, Irjend Pol Muchlis AS, MH, Senin (19/11), didampingi Bupati Batanghari, Ir. H. Syahirsah, melakukan tatap muka dan silaturahmi bersama Forkompinda, Penyelenggara Pemilu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Tatap muka dan silaturahmi tersebut dalam rangka mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 yang sejuk, aman, dan damai.

Dalam acara itu, tampak hadir Ketua MUI Batanghari, Ketua Lembaga Adat Batanghari, Ketua KPU Batanghari, Bawaslu, Kapolres beserta jajarannya, Camat, Babinsa, Perwakilan Partai Politik, Kades serta perangkatnya se-kabupaten Batanghari.

Kapolda Jambi pada sambutannya meminta semua pemangku kepentingan di Kabupaten Batanghari untuk bekerja secara profesional sesuai tugas dan tanggungjawab masing-masing, dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga solidaritas antar perangkat daerah dengan tidak berpihak kepada paslon tertentu.

Menurut Muchlis, Pemilu 2019 adalah pemilu yang paling kompleks dan unik di dunia, yang mana nanti ada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota DPD RI, dan Anggota DPR RI, Provinsi, Kota/Kabupaten, dilaksanakan dalam waktu bersamaan yang diikuti oleh 16 partai politik.

Untuk itu, Muchlis juga mengharapkan peran serta tokoh agama,tokoh pemuda, LSM,dan ormas-ormas masyarakat media masa agar tetap berupaya menciptakan pemilu tahun 2019 yang damai, khususnya di Kabupaten Batanghari dengan mengedepankan musyawarah mufakat, tidak mengerahkan massa, melakukan tindakan anarkis serta kekerasan dan tidak mementingkan ego dan kepentingan masing-masing dalam menyelesaikan persoalan yang timbul agar tidak terjadi benturan atau gesekan dalam masyarakat.

“Berhati-hati dan cerdas dalam mengunakan sosial media yang dapat menjebak kita dalam perpecahan, karena akhir -akhir ini banyak berita yang beredar tidak benar (Hoax, mengandung isu sara, provoka si dan ujaran kebencian yang dapat di jerat dengan UU ITE), imbauanya.

Kapolda juga berpesan, yang terpenting dalam pemilu tahun 2019 adalah menjaga persatuan dan kesatuan dalam kerangka ke bhinekaan tunggal ika serta pluralisme yang ada di Kabupaten Batanghari dengan masyarakat yang terkenal ramah, toleran dan agamis.

Siapapun yang terpilih itulah hasil demokrasi kita dan atas kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Jangan gara-gara pemilu kita terpecah belah, mari kiat bersama-sama wujudkan Pemilu Tahun 2019 yang damai, pungkasnya.

 

Pos terkait