Kapolda Kepri Bersama Jajarannya Laksanakan Giat Sholat Ghoib

  • Whatsapp

 

 

Oleh Herman Saleh

BATAM,AMUNISINEWS.CO.ID-Kapolda Kepri Irjend Andap Budhi Revianto bersama jajarannya, Kamis (1/11/2018) bertempat di Mapolda Kepri, Batam Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Sholat Ghoib untuk mendoakan korban jatuhnya pesawat Lions Air JT 610 jurusan Cengkareng – Pangkalpinang, dimana didalam kecelakaan itu terdapat 3 orang perwira Polda Kepulauan Bangka Belitung yang meninggal dunia.

Kegiatan Sholat Ghoib ini adalah sebagai wujud belasungkawa atas meninggalnya 189 korban kecelakaan pesawat, 3 diantaranya personil Polda Kepulauan Bangka Belitung yaitu AKBP Sekar Maulana, AKBP Mito dan Bripka Rangga Adiprana.

Hadir dalam kegiatan Sholat Ghoib itu adalah Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri,PJU Polda Kepri dan Pers Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya 189 korban kecelakaan pesawat, dimana 3 diantaranya adalah perwira Polda Kepulauan Bangka Belitung,

“Kegiatan ini bentuk belasungkawa atas meninggalnya 189 korban kecelakaan pesawat, 3 diantaranya personil Polri yaitu AKBP Sekar Maulana, AKBP Mito, Bripka Rangga Adiprana,”ujar Kapolda dengan terbata-bata.

Kemudian Kapolda sampaikan kegiatan itu merupakan bentuk rasa empati kita, dan kita dituntut untuk peka terhadap musibah, bersyukur kita masih diberikan kesehatan, kekuatan dan kesempatan oleh-Nya.

Sementara itu dalam ceramahnya  Ust. H. Ahmad Hanafi Taher MA mengemukakan, siapa yang paling cerdas diantara kita, yaitu mereka yang paling banyak mengingat kematian dan sejauh mana persiapan kita menghadapi kematian, kematian datang tidak diduga-duga.

“Siapa yang paling cerdas diantara kita adalah mereka yang mengingat kematian, tahukan kalian bahwa kematian itu datang tidak diduga duga. Ada 3 amalan untuk menghadapi kematian. Tidak ada yang masuk surga karena banyaknya amal, yang menyebabkan kan kita masuk surga yaitu amal yg diridhoi Allah SWT, apakah itu Sholat, zakat dan haji,”  dikatakan Ust Ahmad Hanafi.

Kemudian Ust Ahmad Hanafi Taher menjelaskan beberapa kisah yang diangkat dari Hadits Nabi Muhammad, tentang orang yang dimasukkan  ke surga oleh Maha Pencipta yaitu, “Ashabul Nuzul  (ahli sholat subuh) yang ketika itu datang tamu, Thorik menjamu dengan satu piring makanan sementara makan hanya cukup untuk anak nya saja, kedua ada kisah seorang penzinah yang masuk surga dengan memberikan minum seekor anjing disaat kehausan (setiap aksi menyelamatkan kehidupan) dan selanjutnya adalah kisah seorang Pembunuh yang membunuh 100 orang, dan dia bertanya kepada ahli ibadah apakah dosaku akan Allah ampunkan, namun ketika beliau hijrah dan meninggalkan kampung halamannya, sewaktu dalam perjalanan dia meninggal dunia dan  orang tersebut masuk surga karena langkahnya lebih 1 langkah dari kampungnya.

Pos terkait