Karhutla Warga Pegunungan Lingkungan Bonto Kec.Asakota Bima

Oleh, Nanda Febrian W.B

BIMA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) milik Warga di Pengunungan Lingkungan Bonto Kel. Kolo Kec. Asakota Kota Bima, pada hari Senin  16 September 2019 pukul 19.55 Wita

Area Pegunungan Lingkungan Bonto Kel. Kolo Kec. Asakota Kota Bima telah terjadi kebakaran lahan milik warga  Suroyo dan Baba Oli dengan total luas lahan yang terbakar sekitar 1 Ha.
Adapun penyebab terjadinya kebakaran lahan tersebut diduga adanya oknum masyarakat yang diduga membuang puntung rokok sembarangan sehingga akibatkan terbakarnya tetanaman yang kering yang merambah.

Kronologi kejadianya,  Pukul 19.55 Wita beberapa warga masyarakat yang melintas di Jalan raya Kolo – Ule melihat adanya titik api di sekitar area Pegunungan Bonto Kel. Kolo.

Dan pukul 20.15 Wita tiba tiba api semakin membesar dan lahan yang terbakar meluas hingga mendekati PLTMG Bonto karena adanya angin kencang dan keringnya dedaunan.

Aparat dari Polsek Asakota dan dibantu oleh Babinsa Kolo Sertu Syarif Hidayat dan beberapa warga Bonto tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan alat seadanya pukul 20.30 Wita

Seiring datang satu unit Damkar Pemkot Bima tiba di lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dibantu satu unit mobil tangki Polres Kota Bima tiba dilokasi kebakaran

Pukul 20. 48 Wita api dapat dipadamkan dan situasi terpantau aman dan kondlusif

Beberapa pihak mengimbau perlu Sosialisasi dari pihak pemeritah  kepada masyarakat dan para pemilik lahan agar tidak sembarangan membakar atau membuang puntung rokok agar kejadian serupa tidak terulang.

 

53 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.