Kasus Laka Tambang Kwarsa Teluk Limau Milik Rudi dan Panjul Tak Terekspose Media

Oleh  Herman Saleh

PARIT TIGA, JEBUS, AMUNISINEWS.CO.ID-Kasus kecelakaan tambang milik pengusaha tambang Rudi dan Panjul dengan lokasi di kawasan Hutan Produksi Kwarsa  Desa Teluk Limau kecamatan Parit Tiga Jebus kabupaten Bangka Barat sekitar bulan Februari yang lalu tidak terekspose Media, baik Media lokal ataupun Media Nasional.

Padahal lokasi tambang tersebut berada didalam kawasan Hutan Produksi yang dalam kasus itu menyebabkan Satu orang pekerja yang meninggal dunia , asal Jambi.

Berdasarkan keterangan nara sumber HR, kejadian Laka Tambang yang menyebabkan Satu pekerja meninggal dunia itu sekitar bulan Februari 2019, pejerka diketahui asal Jambi Sumatera.

” 1 orang pekerja meninggal, warga pendatang, asal Jambi Sumatera,” tutur HR, Saptu (9/5) di sebuah Cape Warkop di Parit tiga sore hari.

Namun, menurut HR, sampai sekarang kasusnya hilang, belum jelas apa penyebabnya.

” Tempohari ada laka tambang disitu, sampai ada pekerja yang meninggal, namun kasusnya macet sampai sekarang,” ujar HR lagi.

Sementara itu Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto sampai berita ini tayang, belum berhasil dikonfirmasikan, padahal amunisinews.co.id sudah berkali-kali mengirimkan pesan elektronik melalui pesan whatsapp, namun AKP Andi Purwanto tidak merespon sama sekali.

Padahal Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi sudah mengarahkan untuk konfirmasi kepada AKP Andi Purwanto Kapolsek Jebus dan kepada AKP Rais Muin Kasat Reskrim Polres Bangka, tetapi baik Kapolsek Jebus maupun Kasat Reskrim Polres Bangka tidak menanggapi konfirmasi dari amunisinews.co.id.

“Maaf terlambat. Belum ada Konfirmasi ke saya mungkin bisa hubungi langsung ke yang punya Wilayah. Polsek atau Polres”, jelas AKBP Maladi melalui pesan whatsapp, Kamis (16/5) malam.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Bangka Barat Mario SH, juga mengaku belum mengetahui prihal kasus Laka Tambang di Teluk Limau, Parit Tiga tersebut, namun Mario akan mengecek ke Stafnya secepat mungkin, apakah berkasnya sudah masuk ke Kejari Babar atau belum.

“Siap Pak.. Mohon Izin 🙏🏻 terkait perkembangan 1 minggu terakhir informasi di atas belum bisa saya konfirmasi pak.. mengingat saya masih cuti pak.. akan tetapi akan saya coba tanya ke anggota dulu pak…, ” jelas Mario melalui pesan whatsapp, Jum’at (17/5) pagi.

19 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BPI KPNPA RI Akan TIndaklanjuti ke Kapolri Terkait Kecelakaan Tambang Milik Rudi dan Panjul yang Belum Dilakukan Penyelidikan

Sab Mei 18 , 2019
Oleh  Herman Saleh JAKARTA, AMAMUNISINEWS.CO.ID-Apabila ada laporan dari keluarga korban terkait dengan dugaan  kecelakaan kerja yang  mengakibatkan meninggal dunia dan Polisi tidak mau menanggapinya maka dari BPI KPNPA RI akan menindaklanjuti kepada Kapolri.     Ketum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar SH menjelaskan saat ditemui  amunisinews.co.id dikantornya Tangerang Selatan, […]