Ketapang Masih Kekurangan Bidan

  • Whatsapp

Ketapang kurang bidan

KETAPANG, AMUNISINEWS.COM-Bidan sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu yang melahirkan. Peran dan posisi bidan di masyarakat sangat dihargai dan dihormati karena tugasnya yang sangat mulia.

“Berikanlah pelayanan dengan kasih sayang dan sesuatu yang baik ketika para bidan melayani orang hamil dan mau melahir,“ kata Bupati Ketapang Kalbar Martin Rantan saat memberikan sambutan dalam rangka peringatan hut IBI Ketapang ke 66 yang bertempat di hotel Aston Ketapang. Sabtu (9/9).

Menurut Martin,Ketapang masih kekurangan Bidan terutama didaerah pedalaman. Sementara

tugas para bidan dalam membantu Pemerintah dan negara sangat diperlukan, guna memperkecil angka kematian ibu dan anak saat hamil dan melahirkan.

Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam waktu dekat ini akan melakukan loka karya untuk melihat kembali kebutuhan kebutuhan tenaga pelayanan umum termasuk bidan yang ada di pos pelayanan publik di dessa desa yang ada di Kabupaten Ketapang. Pemerataan bidan juga harus merata, jangan sampai  bidan menumpuk diperkotaan.

Tak hanya bidan tenaga layanan pubik lainnya sampai saat ini di akui Bupati juga melihat masih banyak tenaga PNS juga menumpuk di kota sehingga pelayaan publik di Kabupaten Ketapang tidak seimbang.

“Pemda Ketapang  akan mereview ulang tenaga kontrak yang menumpuk di SKPD di tempat tempat tertentu tetapi sebaliknya di pos-pos pelayanan publik kosong “ ujarnya.

Oleh sebab itu dalam rangka melaksanakan misi yang pertama melaksanakan kepemerintahan yang baik Pemkab Ketapang akan menata kembali dengan melakukan pengisian pengisian jabatan lowong pada pos pos layanan publik di Kabupaten Ketapang.(Dedy Sumarni)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *