Keterlambatan Rekomtek Citata Kalideres Dijadikan Celah Untuk Lakukan Pungli

  • Whatsapp

Oleh Bams

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Tamo Sijabat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Barat menyayangkan keterlambatan Rekomendasi  Teknis yang dikeluarkan Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Barat.

Rekomtek yang ditunjukan di Jalan Satu Maret RT 01 RW 04 Pegadungan ,  terhadap kios 16 unit, kini telah dihuni. Sebelumnya bangunan yang tidak memiliki IMB ini pernah disegel, dan wajib dibongkar, namun keterlambatan Rekomtek diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan Citata  Kecamatan kalideres.

Bangunan yang pernah dilaporkan oleh LSM Perwira Nusantara ke Dinas Citata DKI tidak juga menggetarkan bangunan yang melanggar tersebut.

Percakapan yang sempat viral terkait keterlibatan Kepala Seksi Citata Kalideres Reza yang namanya disebut oleh Eko sebagai penanggung jawab bangunan  16 kios atas dugaan pungli Rp50 juta untuk pengamanan bangunan.

Dalam hal ini Tamo mengatakan, keterlambatan Rekomtek jelas menghambat kinerjapihaknya. “Seharusnya Rekomtek diberikan pada saat bangunan 50% , bahkan saat penyegelan kita dilibatkan  supaya kita bisa stop atau berhentikan kegiatan pembangunan. Rekomtek yang diberikan ke  saya justru saat bangunan hampir selesai. Kami akan tindak bangunan yang bermasalah, terutama yang tidak memiliki IMB. Siapa pun yang bekingi akan saya tindak, “ ujarnya kepada Amunisi.

Tamo juga menjelaskan bahwa Satpol PP Jakarta Barat telah membongkar 15 bangunan secara paksa dan 10 bongkar sendiri serta 5 bangunan urus ijin.

Berdasarkan hasil investigasi Amunisi bahwa di Kalideres belum pernah ada pembongkaran terhadap bangunan yang bermasalah. Namun Tamo juga menjelaskan mengenai keterlambatan Rekomtek.

Ketika dikonfirmasi Reza, Kepala Seksi Citata Kalideres  tidak ada di tempat.

 

 

Pos terkait