Ketum IWO: Selesai Mubes Ini IWO Langsung Daftar Perifikasi Ke Dewan Pers

  • Whatsapp
IMG-20170909-WA0023
Herman Saleh, utusan IWO Babel berama Ketum IWO

JAKARTA,AMUNISINEWS.COM–Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO), Jodhi Yudono mengatakan selesai Mubes IWO ini , kita langsung ke Dewan Pers untuk daftar perifikasi supaya diakui Dewan Pers walau pada kenyataan hingga sekarang organisasi pers tertinggi di Indonesia ini seperti ketakutan atas kehadiran organisasi IWO ini

Hal tersebut disampaikan langsung saat Musyawarah Bersama (Mubes) IWO yang Ke-I di Hotel Puri Mega, Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2017).

Keanggotaan IWO sudah memenuhi persyaratan untuk diakui oleh Dewan Pers, dimana persyaratan Dewan Pers untuk diakui adalah memiliki paling kurang 500 anggota, kepengurusan minimal 15 provinsi.
“IWO saat ini sudah memiliki pengurus DPD di 50 kabupaten dan kota serta 32 DPW provinsi. Keanggotaan IWO sudah hampir 1000 anggota, dan keanggotaan IWO sudah melebihi partai politik,” jelasnya

Lebih lanjut menurut pak Ketum, pembentukan IWO tidak bermaksud mengejar kekuasaan, IWO hanya dibentuk untuk kebersamaan dan kesetiakawanan,
“Pembentukan IWO tidak bermaksud mengejar kekuasaan. Kita berkumpul disini untuk Indonesia. IWO menjunjung tinggi kemanusiaan dan kesetiakawanan, tidak ada fanatisme kekuasaan. Mari bersama-sama kita membangun peradaban dan berperang melawan berita hoax,” jelasnya.
Sementara itu Sekjen IWO mengatakan Mubes IWO akan serius melihat persoalan perkembangan media sosial, dan akan mengambil peran berperang melawan berita hoax yang sangat merugikan dan menghancurkan keutuhan bangsa.

“Untuk menghindari berita hoax, kita akan menggodok Kode Etik wartawan online, yang mana kami beri nama KEWO, yang sampai saat ini belum ada untuk menjadi pedoman bagi wartawan online. Padahal, kode etik adalah “kompas” bagi wartawan dalam penulisan berita. Perlu dipahami, kode etik wartawan online berbeda dengan kode etik wartawan cetak,” jelasnya

Mubes IWO ke 1 ini dihadiri sekitar 700 wartawan dari berbagai daerah dari Aceh sampai Papua yang tergabung dalam IWO.

Tidak hanya dihadiri wartawan, Jodhi menyebutkan Mubes IWO juga dihadiri Menteri Kominfo RI diwakili Prof. Dr. Handri Subiakto, staf ahli menteri, Gubernur Lemhanas diwakili Mayjen TNI I Putu Sastra, Kapolri diwakili Brigjen Yanfitri, Karo Multimedia Mabes Polri, Gildas Deograt Lumy, ahli cybercrime, Mohamad Sobary, budayawan, Samuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika), kementerian Kominfo, Bobby Rasyidin, Presdir Trg Investama ydan Inisiator Mastel, Arqam Azikin, Ketua Dewan Etik Sulsel, Agus Parengkuan, wartawan senior mantan Dubes RI untuk Italia..(man saleh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *