KH Rusmana: Geografis NKRI dengan Kepulauan Tak Mungkin Terjadi Lockdown

  • Whatsapp

Oleh, Tim/Budi.S/lik

JASINGA, BOGOR, AMUNISINEWS.CO.ID.- Ketika kita mendengar ucapan bekalimat lock down, serasa terdengar asing dan pengucapannya memang terkesan keren  bermakna ter-kunci alias diam di rumah masing masing terkait Covid-19.

Rusmana katakan “Jika kita melihat sudah kesekian Negara yang telah terapkan pola lock down diberlakukan guna  covid 19 tak meluas penyebarannya, namun hasilnya pun tidak optimal. Maka seyogyanya pola sebagai program tersebut, apakah masih akan diberlakukan di NKRI saat ini,” papar nya.

Lanjut, dikatakan, karena NKRI secara geografis terdiri dari kumpulan gugus laut atau kepulauan yang berjumlah ribuan pulau. Maka dari itu, akan naïf atau tak mungkin mendukung bagi Covid 19 perluasan penyebarannya di negeri kita ini, ujar Kang haji (sapaan…red) Rusmana.

Pengamatannya, di jelaskan bahwa Covid 19 jika di satu tempat terindikasi atau sudah terdeteksi secara jelas seperti di lingkup Ke RT/RW an ada warga terdampak menderita sakit, dan ia memang terdampak Orang Dalam Pantauan (ODP) apalagi nyata Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maka lingkup atau lingkungan tersebut sudah dapat di terapkan lockdown secara penuh.

Kami warga, bangsa Indonesia dengan tigkat social dan budaya serta agamais pastinya telah lakukan pola hidup sehat dalam keseharian nya yaitu dengan mandi bersih, pola makan baik dan pola untuk tidur cukup, di tambah dalam lakukan tuntunan masing masing agama guna beribadah, khusus bagi muslim yang tak lepas dari mandi dan wudhu. Maka dari dasar tersebut, inshaAllah yang namanya virus corona dan jenis virus lainpun hengkang alias nihil.

Malah yang paling memprihatinkan adalah korban akibat penyakit DBD, typus dan kolera/muntaber, perlu penanganan serius pula. maka untuk menangkal penyebar luasan Covid 19 dengan pola anjuran para pihak seperti gugus tugas dan protocol kesehatan, imbauannya kita patuhi sebagai pedoman guna menuju bebas Corona di Indonesia ini.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *