Kinerja Kasudin Citata dan Pertanahan Jakut Dinilai Mandul

  • Whatsapp
Bangunan Bermasalah di Jln Ganggeng 4, Rt.07/0 No..43, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

Oleh : Aston Darwin

Bangunan Bermasalah di Jln Ganggeng 4, Rt.07/0 No..43, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Maraknya bangunan bermasalah yang disinyalir tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ternyata masih banyak ditemukan diwilayah Jakarta utara. Ibarat terkena guyuran air hujan, bangunan bermasalah tersebut, semakin bertambah subur saja.

Akibat minimnya pengawasan yang dilakukan oleh aparat tersebut, ada 1 bangunan yang belum mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), namun proses pengerjaan bangunan tetap berjalan. Diduga, Kasektor Cipta Karya Tata Ruang & Pertanahan Kecamatan Tg. Priuk dan aparat Suku dinas (Sudin) Jakarta utara, telah mendapatkan sejumlah upeti dari sang pemilik bangunan.
Lihat saja, bangunan bermasalah yang beralamat dijalan. Ganggeng 4, Rt.07/01, Nomor.43, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta utara, baru resmi mendapatkan papan/surat IMB tanggal 10 Oktober 2018 lalu. Namun, proses pengerjaan bangunan tersebut, sudah dimulai sebelum adanya surat IMB.

Ironisnya lagi, apabila proses pengerjaan bangunan dilakukan, seorang pekerja bangunan itu malah sengaja menutup pintu. Hal itu dilakukan, agar kegiatan pembangunan nya tidak diketahui oleh orang lain.

Menurut informasi dari seorang warga yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan mengatakan bangunan itu, memang sudah lama dikerjakan. Kendati tidak memiliki surat IMB, sang pemilik bangunan tampak cuek dengan warga disekitarnya.

Yang lebih mengherankan lagi, petugas dari pihak Kecamatan maupun dari Suku Dinas (Sudin) Jakarta utara, sama sekali tidak pernah memberikan teguran ataupun sanksi kepada sang pemilik bangunan.

Narasumber tersebut juga mengatakan, mungkin sudah ada koordinasi, sang pemilik bangunan dengan aparat Kecamatan maupun dari pihak Suku Dinas (Sudin).

Selidik punya seludik, bangunan tersebut, rencananya akan dibangun dengan 3 lantai.

Hasil pengamatan tim Amunisi dilapangan, bangunan memang belum mempunyai IMB. Namun, proses pengerjaan nya masih terus berlanjut.

Ketika dikonfirmasi, Imron, selaku pengawas bangunan mengatakan, dirinya hanya sekedar penjual pasir. Ucapnya, sambil tancap gas. Hingga berita ini diturunkan, Kasudin Cipta Karya Tata Ruang & Pertanahan Jakarta utara, Kusnadi, belum bisa ditemui.

 

Pos terkait