Kodim 1705 /PN Realisasikan Program Cetak Sawah di Kabupaten Nabire Papua

  • Whatsapp
Kapten Inf IY. Rumy Pasiter Kodim 1705/PN dan media Amunisi Biro Pabar

Oleh : A.Rachman

Kapten Inf IY. Rumy,  Pasiter Kodim 1705/PN dan media Amunisi Biro Pabar

NABIRE, AMUNISINEWS.CO.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/PN bekerjasama dengan Kementerian Pertanian RI merealisasikan program pencetakan sawah baru yang kali ini sedang dilaksanakan di wilayah Distrik Nabire Barat  dan di Distrik. Makimi  Kabupaten Nabire

Kegiatan ini dilakukan untuk memaksimalkan pencapaian hasil dalam program perluasan cetak sawah baru, nantinya akan diserahkan ke masyarakat pemilik lahan. Dengan harapan dapat dipergunakan dan dimanfaatkan untuk bercocok tanam dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dengan pengolahan lahan cetak sawah baru menggunakan excavator ini diharapkan para petani akan lebih mudah mengolah lahannya serta dalam perawatan tanaman lebih gampang lagi, sehingga dapat menghasilkan panen yang lebih baik. Dan kebutuhan pangan dapat terpenuhi dan bahkan dengan meningkatnya hasil panen akan mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan Nasional.

Dandim 1705/PN  Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak melalui  Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf IY.Rumy   , kepada Wartawan Amunisi dan LSM (WGAB) diruang kerjanya mengatakan cetak sawah baru di wilayah Kodim 1705/ PN ditargetkan seluas 200 hektar yang tersebar di dua Distrik yaitu Distrik Nabire Barat dan Distrik Makimi wilayah teritorial Kodim 1705/PN .

“Sampai saat ini dari target cetak sawah baru seluas 200 hektar, sudah 80%  terealisasi, tinggal 20% lokasi  Waroki dan Bumi Raya  terang Pasiter.

Lebih lanjut Kapten Inf I.Y .Rumy  menyampaikan,  gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk wilayah Legari satu kelompok tani setiap lahan yang sementara dikerjakan 4 lahan ini memiliki satu kelompok Tani, berarti 4 kelompok tani dan perorangan memiliki satu hektar

Sementara lahan yang dikerjakan ditangani oleh Dinas Pertanian  (Distan) kabupaten Nabire  menggunakan alat  berat berupa excavator, bekerjasama dengan kontraktor untuk membuka lahan tersebut

Program percetakan sawah baru mencapai Lahan yang dicetak jadi sawah, awalnya berupa semak belukar yang kasar  dan ditumbuhi pepohonan, saat ini sudah berbentuk sawah, ada pematang dan saluran air,” hanya belum permanen dan sementara akan ditindak lanjuti dari dinas PU yang bekerjasama dengan  Distan sesuai program yang ada.  Bahkan dibuatkan secara permanen agar pengairan berjalan dengan bagus” ujar Pasiter yang selalu akrab dengan wartawan di diNabire

Dalam waktu dekat kami akan ada Tamu dari Mabes TNI untuk meninjau langsung ke lokasi sejauh mana pekerjaan itu  berjalan dan sampai dimana proses penyelesaiannya.

Kami mengharapkan dengan adanya cetak sawah ini masyarakat bisa segera menanam lahan yang sudah dicetak sehingga tidak menjadi tumbuh semak-semak. Apalagi tidak digunakan, diharapkan dari cetak sawah ini para petani sudah memiliki lahan cetak sawah dan segera menanam padi di lahan yang sudah dicetak, imbuhnya.

 

Pos terkait