Komjen Firli: Saya Belum Bisa Bicara Soal KPK

  • Whatsapp

Oleh Ulis JP

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Setelah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Firli Bahuri tak mau berkomentar banyak soal dirinya yang akan dilantik menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Padahal, pada Desember 2019 mendatang, jenderal bintang tiga itu akan dilantik menjad pucuk pimpinan pada lembaga antirasua menggantikan Agus Rahardjo cs.

“Saya belum bisa bicara kalau soal KPK,  karena hari ini saya masih Kabaharkam. Kita fokus dulu kepada Kabaharkam,” kata Komjen Firli usai dilantik mejadi Kabaharkam di Gedung Bareskrim Polri, Selasa, (18/11).

Kabaharkam lanjut Firli, adalah sebuah tugas guna terwujudnya keamanan dan ketertiban masyayarakat. Apa lagi kedepan nanti kita akan menghadapi berbagai tantangan seperti Pilkada serentak yang diselenggarakan oleh 270 daerah yang terdapat di tanah air.

“Tentunya Baharkam selaku pelaksana utama Kapolri harus melakukan tugas tersebut sesuai dengan arahan pak Kapolri,” tambahnya.

Selain itu, kata Firli, ada juga tantanagn yang harus di hadapi dalam waktu dekat ini, terkait pengamanan hari raya Natal 25 Desember 2019, dan tahun baru 1 Januari 2020 mendatang itu. Sebab, negara ini wilayahnya sangat luas yang terdiri dari 17 ribu pulau.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, kita harus mempersiapkan diri sesuai dengan 7 program prioritas Promoter yang disampaikan Kapolri, yang jabarannya dari 11 program pak Tito Karnavian,” tutupnya.

Untuk di ketahui, sebelumnya Firli Bahuri sudah dipilih oleh DPR RI sebagai Ketua KPK periode 2019-2023. Masuknya Firli Bahuri dalam daftar pimpinan KPK sempat menuai pro kontra. Akademisi dan aktivis antikorupsi menolak Firli memimpin KPK karena track recordnya dinilai buruk. Sementara DPR dan partai politik mendukung Firli.

Namun, meski sudah jadi Ketua KPK terpilih, Firli Bahuri yang masih aktif sebagai perwira tinggi Polri tetap dipromosikan jadi Kabaharkam oleh Tito Karnavian yang saat itu masih menjadi Kapolri sebelum mundur untuk menerima jabatan Mendagri dari Presiden Jokowi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *