Korwil MPN Sidoarjo Siap Tingkatkan Profesi, Kinerja Dan Tampung Keluhan Wartawan

  • Whatsapp

 

DSC_3616
Puluhan Wartawan Rapat Pembentukan MPN Sidoarjo,di Rolag Kafe Sidoarjo

SIDOARJO,AMUNISINEWS.COM- Sedikitnya 32 insan pers mewakili dari berbagai macam media cetak harian, mingguan dan online hadir dalam rapat pembentukan Majelis Pers Nasional Jumat (5/5) kemarin.

Pertemuan di Rolag Kafe Jln.Untung Suropati Sidoarjo yang dari sebagian langsung datang Pimred media cetak dan online tersebut didampingi wartawan perwakilan media lainnya guna untuk pembentukan pengurusan AD/ART (Anggaran Dasar Rumah Tangga) MPN. Selain itu juga, untuk memperkuat talisilahturahim antar sesama wartawan dari berbagai media khususnya di Sidoarjo.

M.Zainul wartawan Pojok Kiri selaku panitia pelaksana pembentukan MPN Cabang Sidoarjo mengatakan, di sini rapat dalam rangka pembentukan Majelis Pers Nasional Korwil Sidoarjo dan berharap kinerja rekan wartawan semakin semangat serta profesional dalam menjalankan tugasnya.

Sementara ketua terpilih Majelis Pers Nasional Korwil Sidoarjo, Heru Sastrawan wartawan dari media Harian Memo Timur mengatakan MPN adalah payung (wadah) semua organisasi perusahaan pers atau wartawan.khususnya kebutuhan untuk menyeimbangkan peran pers dari kebijakan  Dewan Pers. Selama ini banyak aturan dari Dewan Pers, sehingga memperlemah peran dunia Pers dan memperkerdilkan media. “Seharusnya posisi Dewan Pers,memperkuat keberadaannya,” paparnya.

Wartawan selama ini banyak mengeluhkan terkait kebijakan Dewan Pers, pasalnya surat edaran yang dikirimkan ke Humas Pemkot dan Pemkab yang menyatakan, bahwa wartawan yang tidak terdaftar jangan dihiraukan, itu yang membuat wartaan tergerak untuk memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan rekan wartawan (media).

“Dan yang jelas MPN terdiri dari wartawan, biro maupun Pimred media, dan juga organisasi wartawan lainnya.Yang utama MPN akan mewadahi rekan wartawan maupun media yang tergabung didalamnya,” ujar Heru Sastrawan yang juga ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Sidoarjo kemarin.

” Nantinya jika  terjadi diskriminasi pada wartawan, oleh dinas-dinas terkait di daerah berdasar kebijakan Dewan Pers, maka MPN melakukan Advokasi pada wartawan.Bahkan kalau perlu,MPN melakukan gugatan secara nasional.Dikarenakan didalam MPN,terdapat pakar-pakar hukum,” pungkas Heru Sastrawan dengan semangat.

Bersamaan wakil Humas MPN pusat,Bainah, menjelaskan terbentuknya pengurusan MPN di daerah terutama di Sidoarjo,dengan harapan semua wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistiknya dapat membawa suasana yang kondusif.

 

“MPN dapat memberikan semangat dan memacu kinerja pada wartawan,untuk berkarya lebih baik dan profesional sesuai motto Majelis Pers Nasional, Profesional dan Bermartabat, ” ujarnya.  tam

Pos terkait