Kota Tua Menjadi Unggulan Wisata Sejarah Di Jakarta Barat

  • Whatsapp

Oleh : Bam’s GS

Linda Enriany -Kasudin Parbud Jakarta Barat

JAKARTA, AMUNISINEWS.COID – Jakarta Barat merupakan kota administratif dengan potensi wisata sejarah yang diunggulkan.  Di tetapkan nya Kota Tua sebagai cagar budaya, karena dahulu Kota Tua dijadikan pusat pemerintahan VOC  pada jaman penjajahan Belanda,  sehingga banyak bangunan tua dengan gaya arsitektur klasik yang menjadi  daya tarik wisatawan domestik atau wisatawan mancanegara (wisdom atau,.pun wisman).

Selain itu terdapat pula sejumlah museum yang ada di kawasan tersebut, seperti Museum Sejarah  Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bank Indonesia, serta Museum Bank Mandiri.

Meski bangunan  bergaya arsitektur lama atau klasik namun tetap menarik dan banyak di kunjungi  turis lokal dan mancanegara karena memiliki nilai history.

Untuk meningkatkan daya tarik baik turis lokal maupun manca negara   Linda Enriany Kepala Suku Dinas  Pariwisata  dan Kebudayaan Jakarta Barat telah melakukan atraksi  dan promosi  serta revitalisasi,
” Untuk meningkatkan  wisatawan, kita mengadakan lomba foto grapher, festival  Kali besar,  membentuk  GEMPI (Gerakan Masyarakat Pariwisata ) serta melakukan revitalisasi yang tak lepas dari peran serta  pemerintah pusat dan pihak swasta.

Kami juga telah melakukan Promosi pariwisata luar negeri dengan  mengundang media luar, untuk melakukan publikasi,” ujarnya .

“ Kementerian Pariwisata telah menentukan Kota tua dan Kepulauan Seribu dijadikan kawasan strategis pariwisata nasional, bahkan ketika suatu tempat yang sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata, kita wajib mendukung,  contoh jalan cengkeh atau Lenggang Jakarta cengkeh, kita suport pedagang kaki lima disana,  dari segi aksesibilitas  transport asi sarana dan prasana harus  melibatkan beberapa sektor, “ tambahnya.

Selain Kota Tua, Jakarta Barat mempunyai banyak destinasi wisata yang bisa memanjakan mata di antaranya  Hutan kota Srengseng, Taman Cattleya, China Town,  Kota Rawa Buaya, Centra Ikan hias Slipi, pusat belanja Glodok  serta Mall yang ada di Jakarta Barat.
Linda juga mengatakan Hutan Kota Srengseng tidak kalah menariknya dari Kota Tua karena disana menawarkan wisata konservasi pemanfaatan sumber daya alam, wisata Edukasi  dan  wisata Budaya.

Suku Dinas Pariwisata dan kebudayaan  berfungsi mengawasi dan melakukan pembinaan dari  1900 pelaku  industri  pariwisata yang meliputi hotel, restoran, hiburan malam, kolam renang termasuk water park, yang berada di Jakarta Barat.

Dengan banyak melakukan atraksi  dan   menggandeng komunitas seni serta melakukan pengawasan dan  pembinaan kepada pelaku industri pariwisata, Linda berharap bisa meningkatkan wisatawan lokal maupun manca negara lebih banyak datang ke Jakarta Barat,” kita sudah berupaya banyak melakukan atraksi  dan semua sudah terbukti dengan meningkatnya turis yang datang ke Jakarta Barat, seperti  turis manca negara yang datang  2,5 juta orang dan untuk turis lokal atau nusantara yang datang 35 juta orang,” jelasnya.

Linda juga menginginkan  dari segi kebudayaan bisa meningkatkan pelaku seni agar pihak swasta bisa memberdayakan sanggar untuk acara dan festival tertentu dan  PAD (Pendapatan Asli Daerah) Jakarta bisa lebih meningkat.

Perbanyak atraksi ‘weekend on kota tua’menggandeng komunitas seni, sudah ada peningkatan tahun 2,5  juta, untuk nusantara 35  juta ke Jakarta ada pengaruh dari segi promosi. Komunitas seni.  1900 industri pariwisata meliputi hotel  restoran, kolam renang water park, hiburan malam.

Melakukan pengawasan minimal dua orang
Suatu tempat yang sudah di tetapkan Destinasi dan sudah di tetapkan banyak di kunjungi wisata, memelihara sarana yang sudah ada. Memang harus mengembangkan beberapa sarana agar memberikan  kenyamanan pengunjung  konservasi  lebih ke wisata edukasi dan wisata budaya , ada group seni yang ada pelatihan.

Pos terkait