KPU Jaksel Simulasikan Pilkada DKI Jakarta

  • Whatsapp
Warga Gandaria Jaksel
Warga  Jaksel, turut simulasi

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM- Dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi Pilkada DKI yang digelar secara serentak di 101 daerah, pada 15 Februari 2017, mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Administrasi Jakarta Selatan, bersama Polres Metro Jakarta Selatan menggelar acara simulasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017, yang dipusatkan di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (8/2).
Simulasi tersebut bertujuan agar semua pihak baik KPU Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan yang terlibat langsung dalam proses Pilkada DKI 2017, siap sedia dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 15 Februari mendatang.
Ketua KPU Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Ikbal dilokasi simulasi mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kesiapan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) yang telah mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari PPS.
Ikbal menjelaskan di Jakarta Selatan ada 20.811 anggota KPPS. Di mana tiap satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdapat tujuh anggota KPPS.
“TPS kita ada 2973 TPS. Di samping itu kita juga punya Pam Sung TPS, satu TPS dua (orang). Maka totalnya dua orang dikalikan 2.973 TPS, berarti 5.946 TPS,” tandas Ikbal.
Selain itu, tenda yang dibuat juga sesuai dengan kondisi yang sesungguhnya, sesuai dengan aturan yang dibuat KPU, yaitu 8×10 meter.
Dikatakan Ikbal, dalam simulasi tersebut diperagakan beberapa hal berkaitan dengan tugas KPPS. Peragaan-peragaan itu, misalnya ketika pemiih membawa formulir C6, bagaimana ketika pemiih tidak membawa formuir C6, bagaimana perlakuan terhadap pemilih yang membawa fomulir A5, atau pindah lokasi memilih dan lain-lain.
“Kita juga nanti akan memperagakan pemilih penyandang disabilitas. Pemilih disabilitas itu tentu ukuran TPS nya tidak boleh kurang dari 90 cm,’ terang Ikbal.
Ukuran tersebut dibuat untuk mempermudah pemilih disabilitas terutama yang menggunakan kursi roda masuk ke dalam TPS.
Kemudian tinggi kotak suara tidak boleh lebih dari 35 sentimeter, agar pemilih yang punya tinggi badan tidak ideal, bisa memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.
“Disisi lain, kita juga akan mensimulasikan bagaimana peran dari personel kepolisian, dalam penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta. Kita sangat berharap seluruh komponen, dan elemen masyarakat bisa terlibat dalam rangka sukses-nya pelaksanaan Pilkada di Jakarta Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Iwan Setiawan menam-bahkan, dengan adanya simu-lasi ini diharapkan personil Polri siap untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahu-nan yang sudah didepan mata.
“Simulasi ini penting agar mereka tau cara bertindak, berkoordinasi dan bagaimana mengambil langakah-langkah yang mereka harus lakukan (bila terjadi kekacauan),” kata Kombes Iwan.- * rama

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *