KPU Malra, Gelar Rapat Pleno Penetapan DPT Pilkada

  • Whatsapp
KPU Malra Gelar rapat pleno guna tetapkan DPT Pilkada Malra

Oleh : Jecko Poetnaroeboen

KPU Malra Gelar rapat pleno guna tetapkan DPT Pilkada Malra

LANGGUR, AMUNISINEWS.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resmi menggelar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati setempat sebanyak 73.017.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Malra Engelberthus Dumatubun kepada Media Amunisinews.co.id Jum’at (20/4).

“Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) itu dilaksanakan pada rapat pleno terbuka yang melibatkan unsur Pimpinan Komisioner KPU, Pimpinan Panwaslu, Pimpinan Disdukcapil, serta Tim pemenangan dari masing – masing calon”.

Untuk itu “DPT ditetapkan berdasarkan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), dan hasilnya sebanyak 73.017 pemilih yang tersebar di 240 Tempat Pemungutan Suara (TPS)” papar Engelberthus

Dari DPT 73.017 itu terbagi atas jenis laki-laki sebanyak 34.919 pemilih, dan jenis perempuan sebanyak 38.098 pemilih.

Selain itu, jumlah pemilih pada 11 Kecamatan di Malra yakni Kecamatan Hoat Sorbay 6.256 pemilih, Kei Besar 11.295 pemilih, Kei Besar Selatan 4.081 pemilih, Kei Besar Selatan Barat 1.988 pemilih, Kei Besar Utara Barat 5.289 pemilih, Kei Besar Utara Timur 7.686 pemilih.

Lebih lanjut, Kecamatan Kei Kecil 19.618 pemilih, Kei Kecil Barat 4.485 pemilih, Kei Kecil Timur 5.216 pemilih, Kei Kecil Timur Selatan 3.531 pemilih dan Kecamatan Manyeuw berjumlah 3.572 pemilih.

“Setelah penetapan DPT tingkat kota dan kabupaten akan ditindaklanjuti ke KPU Provinsi Maluku pada 22 April 2018,” ujar Engelberthus.

Oleh karena itu, Ia juga mengatakan, jika setelah penetapan DPT masih ada warga yang belum terakomodir, maka KPU akan berkoordinasi dengan Disdukcapil Malra untuk mengeluarkan Suket (surat keterangan) domisili atau tanda khusus untuk melakukan pencoblosan.

Pemilih yang akan mencoblos menggunakan surat keterangan domilisi harus di ketahui jumlahnya dan akan dicek oleh KPPS. Pemilih yang namanya tidak tercantum di TPS maka KPPS dapat menolak warga tersebut jika hendak menggunakan hak pilih.

“Besok DPT tingkat kota/kab. akan dikirim ke KPU Provinsi Maluku untuk selanjutnya di Plenokan,” kata Engelberthus. Pelaksanaan Pilkada serentak akan diselenggarakan pada 27 Juni 2018.

 

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait