Kuasa Hukum Jelaskan Posisi Kasus JK

  • Whatsapp

 

Oleh Jecko Poetnaroeboen

TUAL, AMUNISINEWS.CO.ID – Ketua Tim Kuasa Hukum Jein Rumles. SH mendampingi kleinnya Dr. Jamaludin Koedoeboen. SH, MH resmi menggelar Konferensi Pers dengan Awak Media terkait dengan adahnya laporan Polisi terhadap kleinya yang dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) melalui Bagian Hukum.

Tim Kuasa Hukum “JK” sebanyak 20 Advokat (Pengacara) siap memberikan pendampingan terhadap Kleinnya Jamaludin Koedoeboen atas proses hukum yang dilaporkan oleh Pemda Malra.

Hal ini dikatakan oleh, Ketua Tim Jein Rumles. SH kepada media Amunisinews, kamis (28/11/19), ditemuinya pada saat konferensi pers yang berlangsung di kantin Kantor Walikota Tual.

Jein Rumles. SH mengatakan, bahwa terkait informasi yang diperoleh Tim, benar adanya loparan Polisi yang dilakukan oleh Pemda Malra terhadap kleinnya Dr. Jamaludin Koedoboen.SH.MH (JK) maka dengan itu Tim dalam menghadapi proses Hukum tersebut, sebanyak 20 Advokat (Pengacara) kami telah siapkan.

Untuk itu, “Tim Kuasa Hukum dari Jamaludin Koedoeboen, sebanyak 20 orang Pengacara sudah kami siapkan untuk mendampingi beliau dalam menghadapi Proses Hukum yang telah dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara,” ujar Jein Rumles.

Lebih lanjut, Jein Rumles menyampaikan, bahwa Tim Hukum sudah mengambil berbagai upaya langka Hukum dengan tetap mengedepankan Asas praduga tak bersalah, karena setiap orang dimata hukum sama.

Selain itu, semua upaya dan langkah Hukum yang diambil Ketua Tim saat ini, kami sudah siap dalam melakukan kajian – kajian sekaligus Tim juga akan membedah persoalan tersebut secara konstruktif.

“Berdasarkan Teori pidana, sebuah tindak pidana yang dibangun atas dua unsur penting yakni meliputi unsur Objektif Physical yaitu Actus Reus (perbuatan yang melanggar undang-undang pidana) dan unsur Subjektif/Mental yaitu Mens Rea (sikap batin pelaku ketika melakukan tindak pidana), sehingga bilah sesuai dengan kajian, maka Tim Hukum sudah disiapkan.

Menyentil terkait langkah Hukum apa yang dilakukan bilah kliennya tidak terbukti dalam proses hukum nanti, “Ketua Tim menegaskan bahwa kami akan menempuh dua jalur yakni meliputi Gugatan Perdata dan Laporan Pidana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *