Kunjungan Silaturahim Calon Kades Satria Mekar No Urut 1 ke VGH 2

  • Whatsapp

BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID–Pemilihan kepala Desa serentak di Kabupaten Bekasi Jawa Barat cukup menarik, pasalnya, hampir di semua Desa pencalonan lebih dari 5 Orang calon, oleh karenanya, calon Kepala Desa di Bekasi dibatasi hanya 5 orang dengan memperketat persyaratan Calon melalui psikotes.

Ada yang menarik dalam bursa pemilihan kepala desa (Pilkades) di Satria Mekar, Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat, kelima calon tersebut masih keluarga besar satu rumpun, namun dari kelima calon ada Calon Kepala Desa yang dinilai memiliki kapasitas yaitu, No urut 1 Abdul Rohman.SH.

Pada kesempatan itu, Oman (panggilan akrab Abdul Rohman), mengadakan kunjungan silaturahmi serta memaparkan visi dan misinya sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai kades Satria Mekar kepada warga Vila Gading Harapan 2 (VGH 2), Sabtu (4/8/18) yang diihadiri sekitar 100 orang berkumpul di tanah lapang.

Dalam paparannya sang calon kepala desa ini membuat suasana silaturahmi hidup. Warga merasa, apa yang disampaikan Oman merupakan wawasan baru terkait Undang Undang Desa dan kondisi riil Desa Satria Mekar.

Pada sesi tanya jawab, banyak warga mengeluhkan sarana dan prasarana yang diabaikan Developer perumahan, seperti sarana jalan dan dan fasilitas umum lainnya.

Oman berjanji jika dirinya terpilh sebagai Kepala Desa Satria Mekar akan memfasilitasi warga dan menekan pihak developer untuk memenuhi kewajibannya.

“Banyak developer yang curang dan tidak memenuhi sarat-sarat ketentuan yang berlaku sehingga hak-hak konsumennya diabaikan, jika developer tidak mau mendengar keluhan warganya, saya akan tutup aktifitasnya,” katanya.

Abdul Rohman merupakan putera dari HM Sobirin (mantan Kades Satria Mekar 1993-2001) pada diri Abdul Rohman ini mengalir darah ayahandanya kades yang jujur, dan tulus melayani serta memperjuangkan kepentingan rakyat, Oman merasa terpanggil menjadi kades karena prihatin dengan aset desa yang kian habis, prihatin dengan kondisi ekonomi warga desa Satria Mekar yang masih sangat kekurangan.

Menurut Oman, dengan dana desa Satria Mekar yang mencapai Rp 3,5 miliar, seorang kades dapat membangun infrastruktur, sarana olahraga, BUMDes sebagai soko guru ekonomi desa dan program padat karya tunai yang dapat menyerap tenaga kerja sekaligus mengatasi pengangguran.

“Saya tidak akan memberikan janji manis, karena, yang dibutuhkan adalah transparansi besaran anggaran yang diterima dan pengelolaan dana desa tersebut,” imbuh Oman

Oman juga miris dengan aset desa yang kian habis, Ia berjanji akan menginventarisir aset Desa Satria Mekar.

“Saya sudah menemukan tanah aset desa seluas 8000 meter, ini bisa kita bangun sekolah atau puskesmas, nanti kita usulkan kepada Pemda dan Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi. Kebetulan Kakak saya, anggota Dewan komisi IV Bagian anggaran, insya Allah bisa bersinergi,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua RW 10, Bowo Suryanto mengatakan, dengan kedatangan calon kades ini warga diharapkan dapat mengetahui visi dan misi sehingga dapat memahami dan menilai siapa yang akan dipilihnya.

“Tujuan perkenalan ini diharapkan calon kades dapat melihat kondisi lingkungan dan dapat mengenal warganya. Dan siapa pun yang terpilih nanti dapat membawa kedamaian dan kemakmuran Desa Satria Mekar khususnya untuk warga VGH 2,” ujarnya.

Usai acara banyak warga yang simpati dan terkesan apa yang dipaparkan Abdul Rohman ini. Menurutnya warga sangat mengidamkan sosok kades yang tidak membeda-bedakan antara warga perumahan dan penduduk asli dan mendengar aspirasi warga pendatang.

“Semoga pa Abdul Rohman dapat terpilih sebagai Kades Satria Mekar dan menjadi pemimpin yang amanah,” ujar salah satu warga VGH 2.

Pos terkait