Kurangnya Pengawasan, Hasil Proyek Drainase Ini Seperti Ular Berjalan

  • Whatsapp
Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.CO.ID–Kurangnya pengawasan dari pihak Satker PLP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pelaksanaan pengerjaan poyek pembangunan Drainase Lingkungan yang terletak di dusun Sekar Biru kecamatan Parit Tiga kabupaten Bangka Barat, membuat hasilnya terlihat asal-asalan atau seperti ular sedang berjalan.

Selain asal-asalan,  pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan Dreinase Lingkungan oleh kontraktor PT Sejati Mandiri Sentosa itu juga terpantau dikerjakan diduga tidak sesuai gambar.

Hal tersebut terpantau oleh Amunisi News, Minggu (26/8) ketika melihat secara langsung ke lokasi proyek.

Dalam pantauan Minggu (26/8) terlihat hasil Dreinase yang sudah hampir selesai dibuat itu ada yang kedalamannya hanya 20 cm, ada yang 30 cm, ada juga permukaan Dreinase itu sempit sekali, ada juga permukaannya berkelok-kelok seperti Ular sedang berjalan karena tidak rata.

AT ( inisial red)  Warga setempat yang dikonfirmasi mengatakan sangat heran kenapa dengan dana yang besar seperti itu tetapi hasil pekerjaannya Asal Asalan, seperti kurang pengawasan saja,

“Saya heran pak, dananya mencapai tiga milyar rupiah tetapi hasilnya seperti bpk lihat sendiri, sungguh memalukan,” ujarnya heran.

Dia juga mengaku, kalau cuma drainase seperti itu juga lebih bagus kalau mereka semdiri yang membangunnya, tidak perlu mendatangkan tukang dari luar.

“Kalau cuma hasilnya seperti itu, kami disini juga pinter membangunnya tidak perlu panggil tukang dari luar, bahkan kami bangun lebih bagus lagi,” masih ujar Anto.

Selain AT, ada juga RB warga Parittiga kecamatan Parittiga menuturkan jika kwalitas pekerjaan Dreinase seperti terlihat saat ini, maka kemungkinan besar bangunan drainase tersebut tidak akan bertahan lama.

“Memprihatinkan sekali. Dengan anggaran yang cukup besar yang dikucurkan Pemerintah pusat hingga mencapai 3 ( tiga)  milyar lebih  namun seperti ini hasil pekerjaannya. Kita minta pihak terkait untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek dreinase ini. Tidak hanya itu, pihak Kejati dan tipikor Polda Kep. Babel kita minta mereka turun ke lokasi untuk menelisik proyek ini sehingga penggunaan anggaran sebesar itu betul betul sesuai peruntukannya, tidak diselewengkan,” sebut RB.

Pembangunan drainase lingkungan pemukiman di dusun Sekar Biru kecamtan Parittiga Kabupaten Bangka Barat ini dilaksanakan oleh satker Pengembangan Sistem PLP Provinsi Babel dengan nilai Rp.3.293.550.000 dengan rekanan kontraktor pelaksana PT Sejati Mandiri Sentosa.

Penandatanganan kontrak sejak 6 April 2018 dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender. Dalam lelang tender proyek pekerjaan Dreinase tersebut kabarnya  PT Sejati Mandiri Sentosa sempat banting penawaran melebihi 20 % bahkan disebut sebut hingga 38% untuk memenangkannya maka wajar saja kalau pelaksanaan proyek pekerjaan dreinase ini harus diawasi karena dikuatirkan kwalitas hasil pekerjaan tidak sesuai harapan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satker Pengembangan Sistem PLP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Hermanto sebagai kontraktor PT Sejati Mandiri Sentosa belum bisa dikonfirmasi baik langsung ataupun melalui telepon.

Pos terkait