La Ara ; Saya Juga Wartawan dan Mempunyai Surat Tugas

  • Whatsapp
Eskavator orange berada di lokasi hutan ubi

Oleh : Suherman Saleh /Budiman

Eskavator orange berada di lokasi hutan ubi

JEBUS,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID – Arafat alias La Ara mengaku sebagai wartawan dan mempunyai surat tugas namun membekingi tambang ilegal yang beraktifitas di Kawasan Hutan Lindung  Kebun Ubi, Dusun Pengana Desa Air Gantang  Kec.Parittiga Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Pantauan dilapangan ada sekitar 7 unit tambang inkonvensional yang beraktifitas dikawasan tersebut dengan menggunakan eksavator hitachi warna orange

Dalam pengakuannya, La Ara sebut eksavator itu dia pengurusnya dengan alasan untuk membantu warga setempat

“Tolong jangan diberitakan, saya hanya membantu warga setempat untuk melakukan penambangan dikawasan itu, dan mana foto- fotonya” ujar La Ara disalasatu warung kopi di Parittiga .Rabu (24/10/2018)

La Ara juga berkali kali meminta kepada wartawan menunjukan foto-foto lokasi penambangan yang difoto wartawan “mana foto-fotonya ?” pinta La Ara

Tidak berhenti sampai disitu, La Ara pun mengajak wartawan untuk ngobrol disebelah warung kopi tersebut dan berusaha membujuk wartawan media ini agar lokasi itu tidak diberitakan.

Namun La Ara tidalk berhasil membujuk wartawan, akhirnya La Ara marah dan mengaku bahwa ia juga sebenarnya seorang wartawan yang mempunyai surat tugas “Saya juga wartawan dan mempunyai surat tugas” aku nya

Namun sayang walau dia mengaku punya surat tugas selaku wartawan akan tetapi surat tugas itu tidak dibeberkan kepada media hingga akhirnya dia pergi meninggalkan wartawan media sinarpaginews sambil emosi

“Silahkan mau tulis, tulislah dan kalau tambang itu angka dari lokasi itu (kebun ubi – red) liat saja” ancam La Ara sembari meninggalkan wartawan media ini

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung (Babel) Marwan S.Ag melalui Bambang Antan Melyadi selaku pejabat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jebu mendapat konfirmasi dari wartawan menegaskan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi penambangan tersebut (kebun ubi – red)

“Secepatnya kita akan lakukan pengecekan terhadap aktivitas penambangan itu” kata Melyadi pada wartawan melalui sambungan telpon.Rabu (24/10/2018)

Diakuinya daerah kawasan kebun ubi itu masuk wilayah hutan lindung (HL) dan hutan tanaman industri (HTI) untuk itu secepatnya kita akan lakukan pengecekan ke wilayah yang dimaksud

“Wilayah itu masuk kawasan HL dan HTI dan secepatnya kita akan lakukan pengecekan” tegasnya

Pos terkait