LSM Gebrak Menduga Adendum yang Dikatakan Dedes Hanya Untuk Mengelabui Masyarakat

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

KOBA,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID–LSM Gebrak Perwakilan Babel ikut menyoroti dugaan proyek Pemanfaatan Idle Capacity Sistem Penyediaan Air Minum kabupaten Bangka Tengah yang dikerjakan Satker Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berlokasi di Desa Teru dan Beruas Bangka Tengah yang diduga dikerjakan tidak sesuai RAB dan Speck.

Ditemui disebuah Kedai Kopi di Pangkalpinang oleh amunisinews.com Selasa (21/11) Sekretaris LSM Gebrak Martambus Sihombing meragukan kalau pelaksanaan proyek tersebut sudah diadendum oleh Satker Spam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seperti yang dijelaskannya pada berita tersebut karena kita tidak melihat dokumen Adendumnya,

“Saya meragukan penjelasan pak Dedes sebagai Kepala Satker Spam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengatakan pelaksanaan pekerjaan proyek itu sudah di Adendum karena kita tidak pernah melihat dokumen Adendumnya. Bisa saja pengakuan Adendum hanya untuk mengelabui masyarakat saja, coba perlihatkan kepada kita dokumennya,” kata Sihombing.

Kemudian Sihombing menyinggung ketertutupan Kepala Satker SPAM Provinsi Bangka Belitung terhadap media dan LSM,

“Pak Dedes itu sangat tertutup terhadap media dan LSM, coba kalau benar bahwa itu proyek memang sudah di Adendum, undang kita kekantornya, perlihatkan kepada kita dokumen Adendumnya, jadi kita tidak menduga pelaksanaan pekerjaan proyek itu dikerjakan dengan menyimpang dari RAB dan Speck,” tambah Sihombing lagi.

Terpantau sebelumnya dalam investigasi yang dilakukan amunisinews.co.id pada Rabu (25/11) terlihat ada pompa yang diganti dengan pompa duduk dan panel pompanya tidak satu merk dengan pompa berarti proyek itu tidak diduga sesuai RAB, karena dalam RABnya, pompa itu harus menggunakan pompa berdiri dan untuk panel dalam RABnya juga wajib satu merk dengan pompa karena untuk memudahkan maintenance.

Berdasarkan papan plang proyek, proyek itu dikerjakan oleh Satker Spam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan lokasi kabupaten Bangka Tengah sedangkan pelaksanaan oleh CV Kenangan dan pagu dana Rp.954.826.000,- serta Nomor kontrak ;2/LK/AM-BB/APBN/IV/2017 dengan tanggal kontrak 21 April 2017 dan masa pelaksanaan 150 hari kalender dan diawasi oleh konsultan CV SELVIRA, adapun sumber dana APBN 2017.

Sementara itu Kepala Satker Spam Provinsi Bangka Belitung Dedes ST saat dikonfirmasi via WA menjelaskan, diawal kontrak memang menggunakan mesin berdiri dan setelah di lakukan Adendum, kita menggunakan mesin duduk,

“Setelah saya mendapat keterangan orang lapangan, kira-kira seperti ini penjelasan kami:
Betul, di awal kontrak/lelang kami masih mencantumkan pengadaan & pemasangan pompa vertikal (asumsi/dentifikasi awal : kerusakan pompa total, sehingga harus diganti). Setelah melalui pengukuran, pengecekan & pengetesan lebih detil bersama teknisi di lapangan saat setelah kontrak, kondisi pompa yang lama (pompa duduk) masih dapat diperbaiki atau tidak harus diganti total, namun cukup hanya mengganti bagian motor pompa saja (sehingga lebih hemat/efesien dalam penggunaan dana). Adapun dana sisanya dapat digunakan untuk pembenahan unit lain di sistem Teru – Beruas, sehingga dapat lebih mempercepat pembenahan sistem Teru – Beruas,” jelasnya.

Selanjutnya Dedes jelaskan lagi untuk panel sudah sesuai tipe pompa yang akan dipakai setelah dilakukan perbaikan,

“Panel pompa yang digunakan sudah sesuai dengan tipe pompa yang akan dipakai (setelah perbaikan)”, jelas Dedes pengganti Budiman ini.

Editor Hendra Usmaya

Pos terkait