LSM Jirak Desak Anggota DPRD Kembalikan Tunjangan Perumahan

  • Whatsapp
DPRD_Kab._Takalar
foto: ist

TAKALAR,  AMUNISINEWS.COM – Puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Takalar, diduga telah melanggar tata tertib.

Menurut Ketua Lembaga Jaringan Informasi Rakyat (Jirak) Kabupaten Takalar, Ahmad Azis Ote, Anggota DPRD Takalar semestinya tinggal di Kota Kabupaten Takalar, sebab anggota DPRD Takalar setiap bulan mendapatkan anggaran sewa rumah sekitar Rp.7 juta peranggota dewan.

Namun, Faktanya ada beberapa Anggota DPRD Takalar tinggal di Luar Kecamatan kota Takalar, namun mereka tetap mendapatkan anggaran tunjangan perumahanan atau sewa rumah.

“Legislator tidak tinggal dirumah dinas sudah dipersiapkan,harus mengembalikan tunjangan Rumah tersebut.Mereka tidak punya hak untuk mendapatkan anggaran perumahan, dan jelas itu melanggar tata tertib anggota DPRD Takalar,”tegas Ahmad Azis Ote.

Ahmad Azis menambahkan semestinya fasilitas negara tersebut digunakan sesuai dengan presedur yang ada, dan tidak lagi ada alasan bagi anggota dewan untuk tidak ikut rapat.
“Sangat jelas fasilitas disiapakan oleh Negara dilaksanan sesuai dengan prosedural, khususnya jika ada agenda Rapat penting,tidak ada alasan legislator telak ikut Rapat.Namun kenyataannya kami melihat masih banyak Anggota DPRD Takalar yang tinggal diluar Kecamatan kota Takalar,” jelas Ahmad Azis

Menurutnya sejumlah anggota DPRD Takalar sudah bertahun tahun menikmati tunjangan perumahan atau sewa rumah yang dianggap merugikan keuangan negara.

“Ini sudah bertahun tahun dilakukan sejumlah Anggota DPRD Takalar yang terkesan menikmati anggaran tunjangan perumahan atau sewa rumah telah merugikan Negara, Kalau kita menghitung selama kurang lebih dua periode (10 tahun) yang menjabat sebagai Anggota DPRD Takalar telah merugikan negara berkisar puluhan milyar,” tegasnya.

LSM Jirak meminta agar sejumlah anggota DPRD Takalar tersebut segera mengembalikan uang tunjangan perumahan itu ke kas daerah.

“Kami memintah kepada sejumlah anggota DPRD Takalar yang merasa melanggar tatib agar segera mengembalikan uang tunjangan perumahan atau sewa rumah kepada Kas Daerah (Kasda) diterima setiap bulan karena itu uang rakyat. Mengingat tatib ini dibuat dan disepakati oleh Anggota DPRD Takalar,” ujarnya

Sementara itu,salah satu Anggota DPRD Takalar, Husnia Daeng Tayu mengatakan belum melihat Tata tertib (Tatib) terbaru terkait Anggota Dewan diharuskan tinggal di Kecamatan Kota Kabupaten Takalar.

“Saya belum mengkaji aturan tunjangan perumahan anggota Dewan, yang pastinya tunjangan perumahan itu setara dengan eselon II. Seingat saya, Itu diperuntukkan bagi anggota dewan yang tidak memiliki rumah dinas dan tinggal diluar Kecamatan Kota Kabupaten Takalar,”ungkap Husnia Daeng Tayu via ponselnya Minggu,17/09/2017. Tim

Pos terkait