Lurah Jembatan Besi Dikerjaiin Pasukan Orange

Oleh Syaipul

JAKARTA, AMUNISINEW.CO.ID- Sebuah keributan terjadi di kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat, Selasa (13/8). Sejumlah pasukan orange (PPSU) dan beberapa staf berteriak-teriak meminta lurah keluar dari ruangannya.

Kondisi tersebut mengundang perhatian lurah Jembatan Besi Agus Mulyadi  untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi sehingga beberapa staf dan pasukan PPSU itu marah kepadanya.

Setelah keluar ruangan lurah pun sangat kaget, ternyata pasukan PPSU dan stafnya menyodorkan sebuah kue tar bertuliskan Happy Birthday dan angka 51 yang melambangkan pak lurah hari itu berulang tahun ke-51.

Satu persatu pasukan PPSU menyalami sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun, membuat lurah yang tadinya terlihat marah jadi tersenyum tersipu. “Terimakasih,” kata lurah Agus Mulyadi terlihat tak bisa menyembunyikan rasa terharunya.

Ide membuat pak lurah terkejut ini dinilai sangat kreatif. “Barangkali karena sibuk pak lurah lupa hari ulang tahunnya, jadi kami merayakan untuk mengingatkan,” kata seorang anggota PPSU atau pasukan orange tersebut.

Kepada Amunisi, Agus Mulyadi berharap ke depannya dapat diberikan kesehatan agar bisa tetap merawat amanah masyarakat, melayani dan mengayomi. “Saya terkejut,” kata Agus Mulyadi.

 

90 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.