Lurah Rungkut Kidul Ajak Warga Pahami Kesetaraan Gender

  • Whatsapp
Oleh Irman

SURABAYA-AMUNISINEWS.CO.ID Dalam kehidupan sehari-hari kata gender mengalami berbagai penafsiran dan tanggapan yang sering kurang tepat, Sosialisasi pemahaman mengenai gender menjadi sesuatu yang sangat penting bagi semua kalangan, baik di tingkat pemerintahan, swasta, warga masyarakat maupun keluarga dekat.

”Pada hari ini kami (Kelurahan Rungkut Kidul) surabaya mengadakan kegiatan sosialisasi penguatan kesetaraan gender,” Ujar Dyah Ernawati Andayani Lurah Rungkut Kidul Surabaya, (18/01/2018) pagi hari.

Kegiatan sosialisasi penguatan kesetaraan gender ini, kata Dyah, secara bertahap permasalahan diskriminasi perlakuan terhadap perempuan ini dapat diperkecil sehingga perempuan (Ibu-ibu) dapat memanfaatkan kesempatan atau peluang untuk berperan lebih aktif dalam segala kegiatan aspek kehidupan.

“Diharapkan para kader ibu-ibu PKK ini bisa mengerti dan memahami arti sebuah gender sehingga bisa mengatasi permasalahan yang ada diwilayah maupun di keluarga dekatnya,” Katanya, ditemui usai kegiatan sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri sebanyak 40 peserta mayoritas kaum para ibu-ibu dari kader PKK dan Lingkungan warga kelurahan rungkut kidul surabaya dengan mendatangkan salah satu nara sumber Dosen Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya diadakan di aula kantor Kelurahan Rungkut Kidul Surabaya.

“Sebagai mana progam perintah, bahwa kta tahu wilayah kelurahan/desa ini sangat penting untuk membuat perubahan pada masyarakat dalam permasalahan,” Ujar DR Pinky Saptandari Endang Pratiwi,

Permasalahan di masyarakat, Kata DR Pinky, Banyak sekali faktor permasalahan kompleks di masyarakat seperti, salah satu faktor penyebabnya adalah angka kematian ibu, dan perkawinan anak serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini berawal dari ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender.

“Oleh sebab itu pembangunan yang responsif gender ini sangat penting sekali untuk disampaikan atau diajarkan ke sampai tingkat kelurahan/desa,” Katanya.

Dengan kegiatan seperti ini, Dewan Pembina yayasan BK3S Jawa Timur ini berharap, Agar para kaum perempuan (Ibu-Ibu) dan kader PKK bisa memahami dan mengerti arti sebuah gender sehingga dalam menghadapi persoalan-persoalan bisa diatasi dengan baik dan benar di tingkat keluarga.

“Kalau permasalahan ini tidak diselesaikan ditingkat bawah (Keluarga) akan bisa menjadi permasahan di tingkat kota/kabupaten hingga tingkat nasional,” Ungkapnya.

Dalam mengatasi permasalahan ini, DR Pinky mengungkapkan, Hal yang paling penting adalah pendidikan atau pola asuh yang sadar gender baik dalam keluarga maupun pendidikan sekolah yang sangat penting dan bukan soal siapa yang mengalahkan siapa, tetapi ketika hak dan kewajiban masing-masing yang sudah diatur dalam UUD 1945.

”Persoalan ini kan sudah diatur dalam UUD 1945 yang harus dijalankan dengan baik dan benar semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama baik itu laki-laki atau perempuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Salah satu peserta kegiatan sosialisasi ini mengatakan, Kegiatan ini sangat bagus agar kita sebagai perempuan (Ibu-Ibu) bisa mengerti dan memahami persoalan tentang gender, sebab banyak sekali persoalan di lingkungan masyarakat seperti dalam satu kegiatan ibu-ibu tidak pernah dilibatkan atau diajak.

“Padahal dalam satu kegiatan kebanyakan partisipasinya dari para perempuan (ibu-ibu) dan kegiatan ini seharusnya bapak-bapak juga diundang agar bisa memafami arti sebuah gender ini,” Ucap Ibu Lilik Warga RW 1 Kelurahan Rungkut Kidul Surabaya. (irm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *