Marshal Soroti Bocornya Dokumen RAB Asrama Haji Babel

  • Whatsapp

Oleh Robi

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.CO.ID– Pembangunan gedung Asrama Haji Transit Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini terus mendapat sorotan publik. Selain pelaksanaan pekerjaannya molor dari jadwal yang ditentukan, dikabarkan juga penentuan pemenang lelang proyek tersebut diduga sudah diatur sebelum proses pelelangan.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pemerhati kasus korupsi di Babel, Marshal Imar Pratama kepada amunisinews.co.id melalui pesan elektronik WA, Senin (1/1/2018).

Marshal ungkapkan , Polda atau Kejati Prov.Babel harus turun tangan untuk mengusut dugaan penyimpangan pelelangan proyek Asrama Haji di Provinsi Kep.Babel 2017 tersebut,

“Dari situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) kantor layanan pengadaan barang/jasa Prov.Kep.Babel, saya memperoleh informasi bahwa nama Pemenang tender Asrama Haji di Babel adalah PT. Sumber Bayak Kreasi sebuah perusahaan besar asal Jakarta,” ungkapnya.

Dikatakan Marshal, perusahaan itu memenangkan tender lelang dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp. 40 miliar lebih.

“Kami mempermasalahkan mekanisme tender yang dilakukan yang sarat dengan kejanggalan dalam proses penentuan pemenang tender proyek tersebut. Beredar kabar dan kami yakin itu bahwa pemenang tender proyek pengerjaan Asrama Haji di Bangka Belitung sudah diatur sebelumnya oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kep. Babel, karena RAB yang seharusnya tidak boleh disebarkan tersebut sudah dipegang oleh calon pemenang tender sebelum tender berlangsung,” beber Marshal.

Ditegaskannya, perbuatan membocorkan RAB sebelum lelang adalah perbuatan Kongkalingkong dalam lelang dan itu bisa dikatagorikan masuk ranah korupsi karena saya duga biasanya si pembocor RAB akan mendapat sejumlah uang sebagai imbalan dari perbuatan tersebut,

“Dan kami bisa membuktikan itu bahwa telah terjadi kesepakatan jahat yang secara sistematis dikondisikan oleh kedua belah pihak untuk mengeruk keuangan negara melalui konspirasi busuk,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak KPA, PPK dan Ketua Lelang dalam proyek tersebut masih diupayakan dikonfirmasi terkait permasalahan bocornya RAB kepada pihak pihak tertentu sebelum proses lelang, namun sangat disayangkan sampai berita ini dinaikan, amunisinsws.co.id belum mendapat jawaban apapun dan PPK Denny Sandra yang sebelumnya masih bisa dihubungi ternyata sekarang tidak pernah menanggapi lagi konfirmasi wartawan, walaupun pesan konfirmasi melalui WA dibaca oleh Denny.

Editor Hendra Usmaya

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *