Memukul dan Memeras Sopir Kontener, Oknum Banpol Diproses Hukum

  • Whatsapp

JAKARTA, AMUNISI- Pungutan atau pengutipan uang  apapun di jalan termasuk pelanggaran hukum. Terlebih yang melakukan pungutanadalah oknum Bantuan Polisi (Banpol), yang seharusnya membantu penegakan hukum dan ketertiban.

Salah satu korban tindakan oknum banpol tersebut satu di antaranya Ririn Supriyanto (37), seorang pengemudi truk kontainer kelahiran Cilacap, Jawa Tengah.

Ririn menjadi korban pemerasan disertai kekerasan pemukulan oleh oknum banpol tadi.

Peristiwa terjadi Kamis (6/11/2020) pagi jam 06.00  disekitar Cengkareng, Jakarta Barat. Korban dipukul oleh Banpol bernama Cepy.

Korban yang mengalami luka akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cengkareng dengan Nomor: LP/1648/K/XI/2020/PMJ/Restro JAKBAR/Sektor Cengkareng.

Dengan surat keterangan, dari kepolisian akhirnya, Ririn Supriyantao (37). divisum di rumah sakit RSUD Cengkareng.

Kepada wartawan, korban mengatakan ,bahwa dirinya dipukul di bagian pipi kanan sebanyak dua kali dengan mengunakan kepala tangan kiri sehingga mengakibatkan memar.

“Pipi saya memar,” “ucap Ririn usai membuat Laporan Polisi di Polsek Cengkareng,.

Lebih lanjut ditegaskan,korban hari Kamis sekira jam 06.00 Wib dia sedang  membawa kontener di jalan Ring Road,Cengkareng.”Truk  yang saya bawa memutar di outer ring road lalu ada oknum Banpol dan meminta uang Rp20 ribu. Tetapi saya kasih sebesar Rp10 ribu, pelaku tidak terima dan memukul saya,” cerira Ririn.

Pelaku oknum banpol bernama Cepi kini sedang menjalani proses hukum di Polsek Cengkareng dikenakan Pasal 351 KUHP dan 368 KUHP.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *