Mensiasati Operasional Ojol agar tetap survive memasuki masa New Normal 

  • Whatsapp

 

New Normal adalah kembalinya activitas sosial ekonomi warga dgn tetap harus menerapkan protokol kesehatan yg ketat.Kuncinya adalah Disiplin yg harus tertanam di masing- masing individu , kelompok masy tertentu dan komunitas masyarakat secara umum.Sifat dasar manusia
untuk hidup dan bersosialisasi tidak bisa diisolasi selamanya.

New normal adalah jalan tengah yg harus diambil agar kegiatan sosial ekonomi dapat paralel berjalan.

Dampak dari Pandemi Covid- 19 menyentuh pada semua aspek kehidupan manusia.Salah satu yg terkena adalah sektor informal antara lain Ojol karena selama diberlakukan PSBB Ojol tdk diperbolehkan
membawa penumpang hanya dibatasi khusus untuk membawa barang.Hal ini sangat dirasakan oleh para pengemudi Ojol yang selama ini bisa membawa penumpang orang maupun barang dibatasi hanya membawa barang akibat pemberlakuan PSBB.

Ojol memang menurut Undang- Undang No 22 th 2009 ttg LLAJ tidak termasuk dalam sarana transportasi umum namun fakta sosial menunjukan bahwa Ojol sangat diperlukan oleh masyarakat dgn alasan mudah didapat dgn akses aplikasi, mobilitasnya cepat dgn harga terjangkau.

Kita memang dihadapkan pada situasi delematis yg sudah cukup lama dari sebelum mewabahnya Covid- 19 , selama pandemi Covid- 19 dan menuju pada kehidupan tatanan baru ( New normal ).
Pemerintah telah menggaungkan Era New normal agar kegiatan sosial ekonomi tetap bisa berjalan paralel berdampingan dgn masih adanya wabah Covid- 19.Ojol sbg salah satu sarana transportasi secara sosial sangat dibutuhkan oleh masyarakat dengan pertimbangan uraian tersebit diatas.Pilihan yg bijak bagaimana Ojol dalam menuju era New normal tetap dapat beroperasi dengan tetap menerapkan protokol
Kesehatan yang ketat dan disiplin dari mulai menjaga kebersihan ( Pengemudi & interior Spm ), gunakan masker , sarung tangan dan sebagainya.

Memang dalam. tehnis operasional physical distancing mustahil untuk bisa dilaksanakan namun bisa disiasati dgn cara menambah peralatan/ pekbatas portable pada sepeda motor untuk menghindari sentuhan physik antara Pengemudi dengan penumpang dengan tetap memperhatikan kebersihan skat / pembatas.Hal ini sebagai langkah solusi yg bijak.Apabila hal ini bisa diterapkan akan menjamin operasional Ojol berjalan lancar karena dapat menerapkan protokol kesehatan mendekati sempurna.Dgn upaya – upaya tersebut mudah- mudahan Ojol bisa beroperasi seperti semula dengan diizinkan membawa penumpang Orang dan Barang.Hal ini sengaja saya sampaikan mengingat selama ini masih terjadi pro dan kontra / berpolemik boleh dan tidaknya Ojol membawa penumpang Orang.

Dalam tatanan era New normal kedepan diharapkan dapat menuju pada era kesadaran & kebiasaan baru untuk menyongsong kembalunya activitas sosial ekonomi dgn tetap menerapkan Protokol kesehatan yang ketat.Ojol yg merupakan bagian dari sarana transportasi diharapkam dapat mendukung mobilitas manusia dan barang yg diwujudkan dlm activitas nyata dan normal.

oleh
Budiyanto SSOS.MH ( Pemerhati.masalah transportasi ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *