Menyatukan Elemen Anak Bangsa untuk Menjaga Keutuhan NKRI

  • Whatsapp

Oleh : Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Pesta kerakyatan yang diselengarakan oleh Forum untuk Mu Indonesia, mengajak semua elemen bangsa untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita bangun persaudaraan, jangan terpecah belah. Jangan lihat asal suku  ras, dan agama. Mari kita tetap bersatu,” tegas Dave Revano dalam acara jumpa pers yang digelar di Mercure jalan Sabang, Jakarta- Pusat, Jumat (27/4/18).

Acara duhadiri ketua Ojol (ojek online), Sekjen Poknas, IKRW se Jakarta, Pioner, Sekjen Bikers, Komunitas Betawi Ningrat, Lintas ormas dan lainnya.

Ada 250 ormas yang terdaftar untuk mengikuti acara tersebut  yang semuanya mendukung penuh dalam acara Pada Mu Indonesia pada hari Sabtu

“Acara ini tujuannya, ingin menyatukan elemen anak bangsa untuk bersama-sama kita menari bersama, yel-yel untuk menumbuhkan saturasa cinta terhadap NKRI harga mati,” tegasnya.

Tema acara ‘Berkarya dalam Harmoni’ apa itu maksudnya? “Maksufnya kita bisa berkarya dalam berbagai macam perbedaan,”ungkap  Dave Revano.

Lebih lanjut ditegaskan Dave bahwa dalam pagelaran Pada Mu Indonesia ada kontroversi yang beredar di lapangan.  Dinas Pariwisata meminta acara pembagian sembako dan makanan yang akan dibagikan pada acara pesta kerakyatan yang di selengarakan oleh forum Untuk Mu Indonesia pada hari ini ditiadakan karena khawatir disusupi politik.

“Pada acara ini murni kita adakan bukan dasar politik, tetapi untuk menyatukan anak bangsa,” katanya.

Larangan dari Dinas pariwisata, untuk tidak membagikan Sembako dan mungkin larangan tersebut sifatnya sebatas imbauan, tetap kita tidak ada pembatalan untuk pembagian Sembako. Padahal sebelumnya sudah ada surat pernyataan dari Dinas Pariwisata bahwa acara tersebut bebas dari unsur atau sarat politik.

Acara pembagian sembako ini gratis bagi yang mempunyai kupon yang telah diberikan panitia, kita lakukan untuk masayarakat Jabodetabek dan tentunya pembagian sembako ini identik orang yang tidak mampu.

“Tetapi saya selaku ketua forum Pada Mu Indonesia tetap akan  berikan Sembako untuk kalangan dan ini bukan gunakan dari dana APBD, juga tentunya sumber dana yang kita lakukan dari donatur yang partisipasi dalam acara ini dan tidak ada lembaga besar diluar negeri yang mendanainya dan kita siap untuk diaudit dari lembaga independent yang mengauditnya,” ujarnya.

Kupon yang sudah dicetak dan tersebar ada 100 ribu kupon dan sudah menyediakan barang berupa sembako 300 ribu, agar dapat tercukupi semuanya,” ucapnya.

 

Kalau memang, benar-benar kegiatan tersebut untuk dilarang tentunya, katanya, panitia mengharapkan harus ada surat secara resmi dan tertulis dari Gubernur DKI Anis Baswedan.

Rangkain Acara, ada tarian-tarian, sesi kebangsaan dan sunatan masal, pengobatan geratis ,makan bersama geratis dan doa lintas Agama.

Jefri Tambayong Ketua Umum, GMDM. (gerakan mencegah dari pada mengobati) tentunya nanti akan memberikan penjelasan kepada Masyarakat luas yang hadir pada acara tersebut, betapa besar bahayanya menggunakan barang haram tersbut dan ia tidak menginginkan generasi muda bangsa Indonesia terkena Narkoba karena dapat merusak generasi penerus bangsa,” paparnya disela acara bersama awak m

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait