Miliaran Rupiah, Proyek Pompanisasi Kab.Karawang Tak Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Bentuk bangunan pompanisasi dusun kedaung 2 di Desa Tanjung Bungin

Oleh: Asep Sukmana

Bentuk bangunan pompanisasi dusun kedaung 2 di Desa Tanjung Bungin
Bentuk bangunan pompanisasi Dusun Kedaung 2 di Desa Tanjung Bungin

KARAWANG,AMUNISINEWS.COM- Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2015 melalui bidang kedaulatan pangan sub.bidang pertanian kepada Dinas Pertanian Kabupaten Karawang sebesar Rp.43 miliar

Pelaksanaan anggaran DAK tahun 2015 meliputi pembangunan proyek pompanisasi, jalan usaha tani dan penurapan jaringan irigasi, tersebar di 30 kecamatan wilayah Kabupaten Karawang.

“Proyek pompanisasi yang dibangun di Kecamatan Pakisjaya ada 8 bangunan terletak di 5 desa, semuanya sejak selesai di bangun sampai sekarang tidak pernah dimanfaatkan oleh para petani,” menurut Saan (11/10/17) sebagai warga Desa Tanjung Mekar.

Keterangan tersebut dibenarkan oleh petani di Desa Tanjung Bungin yang bernama Endik (11/10/17),” Sejak berdirinya bangunan pomponisasi ini belum pernah dipakai karena di saluran irigasi tidak ada airnya.”

Dengan tidak dipergunakan fasilitas pompanisasi oleh petani berarti anggaran DAK tahun 2015 Dinas Pertanian Karawang, tidak ada azas manfaat, sehingga Dinas Pertanian Karawang menyalahi dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor.20 tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan DAK di daerah pada Bab II Ruang lingkup dan Asas umum pengelolaan keuangan DAK “Manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf h adalah pelaksanaan program/kegiatan DAK yang sejalan dengan prioritas nasional yang menjadi urusan daerah dalam kerangka pelaksanaan.”

Satu bangunan proyek pompanisasi dengan biaya sekitar Rp.170 juta, jadi kalau di Kecamatan Pakisjaya ada 7 bangunan pompanisasi mempergunakan anggaran DAK sebesar Rp. 1.360.000.000,-, sejumlah uang tersebut tidak bermanfaat untuk petani di wilayah Kecamatan Pakisjaya.

 

 

 

editor: maliki hd

Pos terkait