MoU Pemkot Bekasi dan PT BIN Soal Pasar Swasta Nusantara Menuai Kritik

  • Whatsapp
pasar-nusantara-megapolitan
Lokasi Pasar Swasta Nusantara Jalan Wijaya Kusuma RT 002/001 No.30, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

BEKASI, AMUNISINEWS.COM – Terkait kerjasama penataan dan pengelolaan pasar swasta, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan PT Bintang Inter Nusantara yang berlokasi di jalan Wijaya Kusuma Rt 002/001, Kelurahan Duren Jaya,Kecamatan Bekasi Timur,Kota Bekasi.
menui banyak kritikan pedas dari sejumlah pedagang dan masyarakat sekitar.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Utama PT.Bintang Inter Nusantantara M Farhan Yacob sebagai pihak kedua dalam kerjasama tersebut, Senin (28/11/2016).

Perjanjian kerjasama ini berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak adalah untuk menumbuhkan serta mengembangkan perekonomian masyarakat Bekasi Timur khususnya. Terlebih lagi kerjasama ini mengutamakan mutu dalam pelayanan bagi para pedagang melalui pengelolaan yang profesional di antaranya meningkatkan ketertiban, kebersihan dan keindahan pasar.

Namun dalam masalah kerjasama ini belum berjalan mulus. Karena isu yang berkembang sampai saat ini lahan atau obyek tanah yang disepakati untuk kerjasama mengenai penataan dan pengelolaan pasar masih berstatus sengketa hingga saat ini masih dalam proses hukum.

Namun M.Farhan Yakob tidak menampik isu yang berkembang tersebut.” Ya itu kan sudah ada yang menangani meskipun adanya kelompok atau oknum yang mengatas namakan ahli waris tanah ini,ya kita serahin saja pada hukum yang berlaku,toh mereka ini kan sudah kalah di persidangan mau apalagi,” pungkasnya.

Menurut Farhan pemerintah juga tidak gegabah bahkan lebih jeli dan teliti jika melakukan kerja sama dengan swasta terlebih lagi masalah pasar karena bisa menimbulkan masalah yang cukup besar jika tidak didasari dengan prosedur dan adminitrasi yang benar terutama dari pihak kedua atau swasta  dan berimbas ke nama baik kepemerintahan itu sendiri pada akhirnya.

Sementara itu, PT.Bintang Inter Nusantara sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan dalam kerja sama.  dalam perjanjian kerja sama tersebut salah satu dinas terkait Dispera dan Dispenda kota bekasi mengetahui prihal kerja sama dengan pihak kedua (swasta).

Keterkaitan kedua dinas ini semata- mata memberi contoh kepada masyarakat Bekasi agar bersinergi dan kerja sama secara terbuka terlebih lagi untuk kepentingan masyarakat umum,
tentunya warga kota Bekasi dalam meningkatkan dari segi perekonomian rakyat dan dapat memberikan kontribusi serta bisa meningkatkan pendapatan aset daerah (PAD) pada masyarakat dan Pemerintah daerah kota bekasi sendiri.

Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi sangat bertolak belakang dengan para pelaku usaha dengan melegalkan segala cara untuk suatu kepentingan pribadi.

Farhan berharap kedepan perjanjian kerja sama penataan dan pengelolaan pasar swasta nusantara dengan pemerintah kota (pemkot) bekasi ini bisa memberikan solusi terbaik kepada masyarakat kota Bekasi terutama di bidang ekonomi dan bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh warga kota bekasi.  (casban)

 

Pos terkait