Murid TKK Sa’adatudarain Memukau di Panggung Kompetisi Seni

  • Whatsapp

 

murid-tkk-syahadartudarain-spektrum
Murid TKK Sa’adatudarain terdiri dari Nada, Resva, Meli, Biandra, Quieen, Olivia, Pelangi, Vera, Vivi dan Keysha

AMUNISINEWS.COM, JAKARTA – Ribuan pelajar se-Jakarta Barat mengikuti Apresiasi dan Kompetisi Seni Bagi Pelajar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (6/10/2016).

Kegiatan ini diselenggrakan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat dalam rangka menumbuhkan kembangkan kreativitas pelajar demi menghindari pelajar dari kegiatan negatif.

Sejumlah kompetisi yang digelar yakni kompetisi paduan suara, tari kreasi daerah, dan menggambar. Kompetis inipun diikuti oleh ribaun siswa dari taman kanak-kanak (TKK) Sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Salagh satu TKK yang mengikuti kompetisiini adalah Sa’adatudarain, yang berada di Jalan Jamblang, Tambora, Jakarta Barat.

TKK  Sa’adatidarain berhak mengikuti kompetisi di tingkat Walikota karena menjadi salah satu juara dalam apresiasi seni yang digelar Seksi Kebudayaan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/9) lalu. Prestasi tersebut antara lain menyabet gelar juara.

Dipimpin kepala Sekolah Ustajah Mia dan guru lainnya, murid TK Sa’adatudarain membawakan Tarian Kendi diiringi lagu daerah tampil cukup memukai, dengan seragam warna kuning mencolok. Tak terlihat rasa grogi ketika sembilan  penari tersebut naik panggung disaksikan ratusan orang. “Mental mereka cukup baik karena tempahan latihan, berkat pengalamanmengikuti tingkat kecamatan,” kata seorang guru.

Apresiasi seni yang dilakukan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat ini merupakan penghargaan atau penilaian yang positif terhadap suatu karya tertentu. Sedangkan seni merupakan sesuatu yang diciptakan manusia yang mempunyai nilai keindahan atau estetika. Jadi apresiasi seni merupakan suatu penilaian terhadap suatu karya seni, baik mengenali, menilai, dan menghargai bobot-bobot seni atau nilai-nlai seni yang terkandung dalam karya seni tersebut.

Jadi, memang pantas jika penari dari TK Sa’adatudarain memeroleh gelar juara nominasi karena penampilan sangat menarik, meskipun ada sedikit gerakan yang kurang kompak. “Tapi mereka terlihat sangat serasi, Kami menghargai mereka yang sudah berani tampil,” kata seorang panitia.

Sampai berita ini dirutunkan Kamis (6/10) siang panitia belum mengumumkan pemenang lomba. (dra)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *