Oknum Dishub diduga Lakukan Indisipliner Bekerja tanpa Seragam

  • Whatsapp

Oleh, Syaipul

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Marak  terlihat di kawasan Asemka terusan Pasar pagi Jakarta barat dengan adanya perparkiran diduga tak beraturan artinya mana parkir resmi dan mana yang liar. Selasa (17/11)
Kepala UP Perparkiran Jakbar, Bona Siregar

Temuan awak media sebagai kontrol sosial adanya jukir yang di kutip oleh petugas Dishub, Dedy senilai Rp.50 ribu, atau Rp 40 ribu dan seterusnya yang tak jelas akan di kemanakan uang hasil kutipannya tersebut.

Dan memang Dedy adalah petugas resmi dari Dishub UP parkir di lingkup Asemka, kata Bona Siregar selaku Kepala  UP perparkiran Jakbar saat di konfirmasi media amunisinews.co.id. di ruang kerja di jalan Asemka Jakbar.

Atas hal indisipliner anggotanya yang bertugas tanpa seragam saat di pertanyakan, ia menjawab bahwa akan keluarkan SP 1 mengingat Dedy baru bekerja satu bulan, tapi jika ia sudah bertugas di atas tiga bulan maka akan di pindahkan begitupun dengan anggota yang lain, sebab telah melanggar Pergub DKI Jakarta No.188 tahun 2016 tentang Menarik Retribusi tidak Memakai seragam Dishub, kata Bonan

Di tambahkan, telah di konfirmasi ulang via Hp terkait perparkiran di Asemka tersebut di kategorikan perparkiran resmi atau liar. Dan untuk kedepannya apa tindakan selaku Kepala UP perpakiran dengan adanya kondisi tersebut, tapi konfirmasi tak di jawabnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terkait cara kerja Dedy lakukan tugas tak mengenakan akaian seragam dinasnya dan hal itu di akuinya oleh Bonan kalau itu telah lakukan indisipliner, telah abaikan ketentuan yang ada pada Pergub DKI Jakarta No.188  taun 1916 tentang menarik atau mengutip retribusi dengan tak memakai seragam Dishub.

 

Perpakiran

 

kotatua Pinangsia Jakarta barat adanya oknum juru parkir (Jukir) ranmor yang lakukan kutipan pada kendaraan bermotor (ranmor) pengunjung tak berseragam Dishub DKI Jakarta.(17/11)

Pengakuan yang dikatakannya pada pengunjung yaitu, ia menerima kisaran lima puluh ribu rp sekali bekerja. Ia tak sadari kalau yang bertanya itu adalah awak media amunisinews.co.id.

Hal itu, media pertanyakan dengan konfirmasikan pada Kepala Dishub Kecamatan Taman sari Jakarta barat, Effendi

 

 

 

DI DUGA OKNUM UNIT PENGELOLAH PARKIRAN (UPK) MELANGGAR PERGUB 188 TH:2016 MENARIK RETRIBUSI TIDAK MEMAKAI SERAGAM DISHUB. Oleh;syaipul Rekan.                   Setelah awak amunisi menayakan tukang parkir,dari mana,g tau d tanya sama awak media amunisi di kasih berapa,pihak tukang parkir 50. Ribu,setelah awak amunisi kompirmasi kepala dishub kecamatan taman sari efendi tuh binaan dia semua fokoknya yang pakai seragam-seragam itu juru-juru beliau kalau anggota-anggota saya yang jaga laling beda, ah…. Ah..tapi kenapa pas kita monitor ada mobil derek dari kecamatan juga Mobell y muter.. muter..Mobell y mobil-mobil yang parkir.. parkir ja dia yang keluar sarana dari ruang parkir yang kita tertipin RSP yang kita keluar kita gebah keluarin nah itu UP parkir ters…

[17.00, 17/11/2020] Ipul No.br: Dari jam;6. Pagi sampai jam:2. Siang,jam;10 Malam. 2. Siff PAM lalin ja jukir itu UP parkir unit penggelolah Parkiran jakarta kantor nya dsana sama dishub kantor nya beda-beda disana,fooksi nya beda-beda,kenapa anggota dishub tidak memakai seragam,yang bisa menjawab tuh UPparkir bukan saya jadi da namanya kode etik g bisa menjawab juga dia yang bisa menjawab kepala dishub Pak Bona.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *