Oknum Polisi Diduga Gelapkan Mobil Rental

  • Whatsapp

peniopuan- rukmana

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM-Upaya keras Jenderal Polisi Tito Karnavian mewujudkan polisi yang Profesional, Modern dan Terpecaya ( Promoter) diduga dikangkangi oleh Penyidik Polres Jakarta Utara. Pasalnya, laporan penggelapan mobil oleh Sobarim  Rabu (29/03/2017) di Polres Jakarta Utara dengan No: LP: 393/K/III/2017/PMJ/Resju terlapor Sgit Kamseno hingga kini tidak ada kepastian hukum.

Padahal, terlapor SK adalah anggota Polsek Koja Jakarta Utara, namun demikian, SK masih tetap bertugas seperti biasa tanpa ada pemeriksaan, sanksi apalagi dijadikan tersangka.

Iptu Tihar Oloan, Kanit Reskrim Polsek Koja saat dimintai komentarnya terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam tindak pidana mengatakan, dia tidak bisa melakukan intervensi, karena kasus ini sudah ditangani Polres Jakarta Utara. “Tapi seharusnya SK diperiksa dan jika terbukti bersalah ditahan,” ungkapnya Senin (15/05) di ruangannya.

Sedangkan Kasat Reskrim Jakarta Utara AKBP Nasriyadi saat hendak dikonfirmasi di ruangannya Senin (15/05) mengaku belum tahu kasus tersebut.
“Nanti saya cek dulu sudah sampai dimana perkembangan penyidikkannya,” katanya melalui asistennya. Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Nasriyadi enggan memberikan keterangan pada media ini, padahal media ini terus mengkonfirmasi melalui Whatssapnya.

Tidak hanya Sobari yang menjadi korban akal bulus oknum Polisi SK, sebut saja Abdurrachman, Ia telah melaporkan Gito (G) ke Polres Jakarta Utara Kamis (13/04/2017) no: LP: 462/K/IV/2017/PMJ/ RESJU penggelapan yang juga melibatkan oknum SK, namun seperti laporan Sobari, Laporan Abdurrachman pun dipetieskan oleh penyidik Pollres Jakarta Utara.

Modus Penggelapan

Awalnya SK, menyewa mobil Sobari untuk satu bulan dengan biaya sewa Rp: 5 juta 500 ribu seperti yang tertuang dalam BAP, namun memasuki bulan berikutnya, SK tidak bayar dengan alasan mobil dibawa temannya ke Cirebon, dan belakangan mobil atas nama H. Narinmi  itu digelapkan oleh SK, terang saja Sobari (pemilik mobil)  kesal dan melaporkan SK ke Polres Jakarta Utara.

Publik berharap, Kapolda Metro Jaya segera menindak tegas SK oknum Polsek Koja yang diduga terlibat tindak pidana penggelapan ini. (tim)

Pos terkait