Operasi Patuh Semeru 2019 Jaring Ribuan Pengendara

 

Terlihat ribuan pengendara motor terjaring razia Operasi Patuh Semeru 2019 di halaman kantor Dinas Sosial, Kamis (5/9/19)

 

Oleh Tama/Yan

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Ribuan pengendara jalan terjaring razia Operasi Patuh Semeru 2019, yang dilaksanakan mulai 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019 di depan kantor Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Dinas Sosial) yang berlokasi di Jalan Pahlawan V Sidoarjo Kota, Kamis (5/9/19).

Dalam razia ini ditemukan banyak pelanggaran yang kebanyakan dilakukan oleh pengendara sepeda motor.

Operasi yang dipimpin Kanit Turjawali Iptu Rokhmad dan KBO Satlantas Polresta Iptu Heri S tersebut, mengeluarkan surat tilang kepada sejumlah 800 pengendara jalan. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan diantaranya adalah pengendara tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat kelengkapan lainnya.

Disampaikan Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar kepada wartawan, kegiatan pada Kamis (5/9/19) ini termasuk dalam agenda Operasi Patuh 2019. Yang bertujuan  untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta penindakan segala bentuk pelanggaran pengendara sepeda motor (R2).

 

Tak hanya itu, operasi ini juga untuk antisipasi laka lantas pada usia teenagers (remaja). Hal ini dikarenakan banyak sekali pengendara remaja yang belum mempunyai SIM serta kendaraan mereka dimodifikasi sedemikian rupa yang menyalahi aturan seperti roda kecil, spion tidak dipasang, knalpot brong, serta tidak menyalakan lampu utama sepeda motor pada siang hari.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/9/19), Kompol Fahrian Saleh Siregar selaku Kasatlantas Polresta Sidoarjo mengatakan, “Operasi Patuh yang sudah berjalan selama seminggu ini kami harap mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya surat kelengkapan kendaraan dan mengemudi yakni SIM, STNK serta surat kelengkapan lainnya,” terang Fahrian.

Selain itu dengan adanya kegiatan khususnya Operasi Patuh ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat agar lebih patuh pada aturan lalu lintas, serta mampu menekan angka kecelakaan pada pengedara yang merugikan dirinya sendiri juga orang lain.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satlantas Polresta Sidoarjo menambahkan, jumlah keseluruhan penindakan pelanggaran di wilayah utara adalah 400 dan pelanggaran dalam kota 400. Jadi totalnya adalah 800 surat tilang diberikan kepada para pengendara yang melanggar.

“Kami melibatkan puluhan anggota lantas Polresta Sidoarjo yaitu 1 anggota provost Polresta,10 BM personil Polresta dan dibantu oleh 3 anggota Polsek Sidoarjo Kota,” jelasnya.

Hesti (23), salah satu pengendara yang sedang melintas dengan mengendarai motor suzuki address saat ditemui wartawan juga menyampaikan, “Menurut saya, dengan diadakannya operasi ini kami sebagai pengendara jalan bisa lebih sadar untuk membawa SIM, STNK, dan juga kelengkapan lainnya kemanapun kami keluar rumah,” ujarnya.

 

47 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Yenny dan Erlina Sama-Sama Dituntut 2 Bulan

Sel Sep 10 , 2019
  JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Dua tetangga yang bersetru dan saling lapor,Yenny Susanti dan Erlina Sukiman, akhirnya sama-sama dituntut dua bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum Sigit dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.   Dalam sidang tersebut Yenny membacakan sendiri pleidoinya dengan suara terbata-bata. “”Anak saya masih kecil, karena itu saya […]