Operasi Patuh Semeru Hari Ke10 Polsek Kota Tilang 750 Pelanggar

  • Whatsapp

operasipatuh semeru

SIDOARJO,AMUNISINEWS.COM – Sejak dilaksanakannya Operasi Patuh Semeru 2017 mulai tanggal 9 Mei kemarin,sampai dengan hari ini  kurang lebih 20 kali penindakan. Baik umum maupun pelajar banyak sekali pelanggaran dilakukan oleh pengendara R2(sepeda motor) warga sipil dan umum.Sebanyak 750 pelanggar telah ditindak tegas Kamis (18/5) dan sebagian pelajar.

Kompol Rochsululloh, Kapolsek Sidoarjo Kota kepada wartawan mengatakan,giat hari ini sekitar 30-40 pelanggar dalam satu hari di Lingkar Timur Simpang Empat Gebang. “Di awal Save Our Student(SOS) dicanangkan oleh Bapak Kapolresta Sidaorjo kita langsung turun kesekolah-sekolah dan kampus-kampus,untuk melaksanakan program SOS dan Operasi Patuh Semeru 2017,” terang Rochsul kemarin.

Menurutnya sampai saat ini kebanyakan pelanggar umumnya tidak membawa stnk, dan tidak memiliki sim,serta lampu sen nya tidak dipasanag(lepas)dan  kelengkapan sepeda motor yang lainnya kurang.Polsek Sidoarjo Kota telah menindak dan telah ditahan sebagai barang bukti (BB) 110tilang, 9 teguran,sim 43,STNK 67 tidak memiliki SIM dari 110 ada 46 pelanggar,dantidak memakai helm 10 lainnya 22 pelanggar serta tidak membawa stnk 25 pelajar sisnya warga umum.

Dirinya berharap jangan saja ada Operasi Patuh, tapi setiap harinya harus tertib. Karena tertib itu kebutuhan semua orang guna antisipasi kecelakaan dan untuk keamanan pengendara itu sendiri dan orang lain..

Sementara Kanit Lantas Polsek Sidoarjo Kota AKP.Nawang Dwi Agustina mengatakan  tanggal 9 sampai tanggal 18 Mei sudah 10 hari jumlah pelanggar kurang lebih 750 pelanggar.”Mayoritas pelanggaran rata-rata tidak punya sim sebagian rambu-rambu lalu lintas,kelengkapan juga ada.Rambu-rambu itu sepertinya cuma dilihat karena  kurangnya kesadaran.dalam Operasi ini total personil 12 anggota Polsek gabungan dari Sabhara dan Lantas,serta juga Provost yang dipimpin Bapak Kapolsek,” ungkap Nawang.

Dalam Operasi Patuh Semeru kurang lebih 20 kendaraan  diamankan,dari awal ratusan sebagian sudah diambil bagi  yang sudah bayar denda.Sebagian SOS kalau anak sekolah yang belum cukup umur sepeda disita, akan tetapi orang tua kita datangkan sebagai pembinaan agar memberikan pengertian kepada anaknya bahwa dibawa umur belum waktunya mengendarai kendaraan bermotor(sepeda motor) ujarnya.

AKP.Nawang berharap dalam  Operasi Patuh semeru 2017 masyarakat Lebih tertib, disiplin  serta patuh dalam berlalu lintas dan untuk SOS Sidoarjo bebas dari anak dibawa umur yang menggunakan sepeda motor demi kelancaran dan keselamatan pengendara itu sendiri dan orang lain . (tam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *