Paguyupan PKL kecewa Penanganan Proposal CSR PLN

  • Whatsapp

IMG-20170927-WA0033

Hariyadi : PLN Terkesan Setengah Hati Menanggapi Keluhan Pedagang.

SIDOARJO, AMUNISINES.COM – Kemelut dan permasalahan yang sudah lama, terkait pemasangan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT)milik PT.PLN JBTB I (Persero)yang dipersoalkan warga dan beberapa pedagang Pasar Baru Kedungrejo Kecamatan Waru,sampai berita ini mencuat lagi belum terealisasi.

Padahal saran PLN untuk membuat Proposal pengajuan kompensasi yang nantinya dirupakan CSR ( Corporate Social Responsibility ) oleh pihak PLN.
Untuk yang kesekian kalinya seperti diberitakan Amunisi, Hariyadi, Ketua Persatuan Arek Sidoarjo Cabang Waru(Pascam) juga ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru Kedungrejo sebagai perwakilan,saat dikonfirmasi Rabu (27/9) mengatakan, dirinya kecewa dengan PLN. “Kami mengirimkan proposal pengajuan seperti yang disarankan pak Wahyu sudah menunggu lama sekali, namun sampai saat ini bentuk perhatian dan kepedulian PLN belum terealisasi yang katanya berupa CSR,” keluhnya.
Padahal, katanya, proposal tersebut  untuk keperluan yang dibutuhkan pedagang,yakni bisa berupa bak sampah,gerobak sampah,dan pemadam kebakaran.tapi hal itu sampai sekarang belum terealisasi.

“Yang terbaru info dari pihak PLN kami disuruh membuat proposal serupa dan tanggal sesuai saat ini, sampai kapan lagi kami harus menunggu? dengan kejadian lamanya ini dampaknya saya oleh warga sudah tidak percaya mas,dan sebagian pedagang mengira saya menerima sesuatu,baik itu berupa uang atau apapun dari pihak PLN karena lamanya masalah ini saya dikira diam tidak ada tindakan hal ini merugikan sekali bagi saya,” pungkas Hariyadi dengan kecewa.
Hari menuturkan, dirinya berharap untuk proposal yang diminta kepada kami kalau memang itu merupakan syarat kita akan buatkan. “Tapi saya tidak ingin hal serupa terjadi lagi,karena itu bisa merugikan saya dan merupakan hal yang berdampak warga maupun pedagang hilang kepercayaan kepada saya khususnya mas,” ujarnya dengan nada kecewa saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara Wahyu Supriyadi selaku Deputi Manager Bidang Hukum dan Humas PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali I Ketintang, Rabu (27/9)saat dikonfirmasi Amunisi mengatakan, permohonan belum termasuk yang disetujui PLN karena kompensasi ROW sudah diterimakan (diberikan)kepada yang berhak dalam hal ini Dispenda Sidoarjo pada Juli lalu.Kalau pihak paguyuban ataupun  pedagang bersedia mengajukan proposal permohonan lagi akan disampaikan kepada pimpinan.

Wahyu juga mengutarakan dana yang sudah diberikan PLN kepada Dispenda besarannya sekitar 1,5 M total keselurahan. (nug/tam)

Pos terkait