Panitia Anugerah Jurnalistik MH Thamrin Tetapkan Prioritas Materi Bidang Karya Jurnalistik

  • Whatsapp

JAKARTA, AMUNUSINEWS.CO.ID- Panitia Anugerah Jurnalisitk MH Thamrin  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  DKI Jakarta terus mematangkan progran tahunan ini dengan mempertajam materi yang akan diperlombakan. Pada Jumat (27/4) panitia  kembali menggelar rapat untuk mementukan prioritas terma tulisan yang akan dinilai.

Ketua Dewan Juri H Kamsul Hasan yang ikut hadir dalam rapat tersebut memberikan arahan bahwa berdasarkan koordinasi denga pihak Pemprov DKI ada beberapa materi yang menjadi prioritas antara lain soal resapan air tanah yang membuat permukaan tanah Jakarta tiap tahun turun antara 3- 18 centimeter. Bahkan pada tahun 2050 penurunan permukaan tanah mencapai 30 centimeter.

Karena itu, persoalan penurunan permukaan tanah ini harus menjadi perhatian bersama jika tidak ingin merasakan  impak dan dampak dari penurunan tanah tersebut.

Materi tulisan lain yang menjadi priotitas seperti pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pemberdayaan UMKM, masalah transportasi. Tahun ini materi prioritas ditambah lagi dengan tulisan yang mengangkat masalah ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Prioritas tambahan ini masuk dalam kategori artikel layanan umum dan layanan publik, yang merupakan 10 bagian kategori penilaian.

Seperti diketahui Anugerah Jurnalistik MH Thamrin ke-44tahun 2017-2018 ini akan diberikan kepada wartawan media yang menulis atau membuat karya jurnalistik terbaik tentang DKI Jakarta. Karya yang dinilai ditetapkan 10 katagori antara lain; tajuk rencana, foto, artikel layanan publik, artikel ayanan umum, siaran televisi, siaran radio, online olah raga dan citizen journalism. Semua artikel yang dinilai sudah dipublikasikan periode 1 Juni 2017 hingga 31 Mei 2018.

Karena itu, H Kansul Hasan mengimbau pemimpin redaksi media massa baik media cetak,online, radio dan televisi untuk dapat mendorong para jurnalisnya untuk membuat karya-karya yang masuk dalam kategori penilaian.

Ketua Pelaksana Anugerah Jurnalistik MH THamrin Berman Nainggolan mengatakan  Anugerah Jurnalistik MH THamrin ini, adalah penghargaan karya jurnalistik yang diberikan oleh PWI DKI Jakarta sejak1995/1996 dan dilaksanakan hingga periode ini (2017-2018). Sempat terhenti pada periode  1999-hingga 2002 atau empat periode karena guncangan krisis ekonomi di Indonesia.

Tujuannya untuk mengarahkan dan meningkatkan profesionalisme wartawan, terutama dan wartawan yang berdomisili di Jakarta dan Jabodetabek, menjadi wartawan yang baik dan profesional

Sementara Malam Anugerah Jurnalistik MH Thamrin ke-44 ini diadakan pada pertengahan September 2018 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta. “Saat itu,pemenang dari 10 katagori dari 10 bidang lomba sudah ditetapkan oleh dewan juri,” kata Berman Nainggolan di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Ketua PWI DKI Jakarta Hj Endang Werdiningsih juga mengingatkan waktu pengumpulan bahan tinggal beberapa hari saja, yakni ditutup pada 31 Mei 2018. Hendaknya segera membuat karya tulis yang sesuai katagori.

Bukti  karya tulis yang sudah dimuat di media massa dapat diantar langsung ke Markas PWI DKI Jakarta di Jalan Suryopranoto,Jakarta Pusat. Panitia juga pro-aktif menjaring karya tulis yang sudah dipublikasikan.

Panitia  sedikitnya akan menjaring sekitar 400 karya tulis. Dari jumlah tersebut akan dipilih 15 karya tulis dari masing-masing kategori untuk ditetapkan sebagai pemenang. “Keputusan juri yang diketuai oleh Bpk H Kamsul Hasan bersifat indefenden dan mutlak” ujar Hj Endang.

Tentang Augerah MH Thamrin

Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Provinsi DKI Jakarta meruapakan penghargaan tertinggi yang diberikan PWI DKI Jakarta  terhadap karya jurnalistik tentang seluruh aspek kehidupan dan pembangunan di DKI Jakarta, yang disiarkan oleh media massa ibukota.

Program ini bermula dari Anugerah Jurnalistik PWI Jaya yang sekarang menjadi PWI Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan dengan nama Anugerah Jurnalistik Adinegoro PWI Jaya, sejak 1974 hingga 1994. Pada tahun tingkat terakhir Anugerah Adinegoro ditingkatkan menjadi tingkat nasional yang diselengrakan oleh PWI Pusat.

Sejak tahun 1995, anugerah jurnalistik yang diadakan oleh PWI Jaya yang sekarang bergantimenjadi PWI DKI Jakarta  mengabadikan nama Mohammad Hoesni Thamrin yang seterusnya dikenal dengan sebutan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Provinsi DKI Jakarta.

Penentuan nominasi dan pemenang karya jurnalistik melalui sistem pra-seleksi dan penjurian atas setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan antara 1 Juni- 31 Mei tahun berikutnya.

Semua karya jurnalistik yang lulus pre-seleksi diajukan kepada Dewan Juri untuk menilai . dewan Juri terdiri atas akademisi, pejabat publik yang berkompeten, tokoh masyarakat dan praktisi komunikasi massa,

Dewan Juri untuk masing-masing bidang karya jurnalistik  memilih tiga nominasi dan salah satunya sebagai pemenang terbaik dan berhak mendapatkan penghargaan teringgi PWI DKI jakarta . Pengumuman dan Pemberia Anugerah Jurnalistik dilakukan sebagai salah satu  rangkaian acara  Hari Ulang Tahun Jakarta dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pos terkait