Parah, Proyek Amburadul Dinyatakan Telah Selasai

Oleh Tri Teguh

 

KETAPANG,AMUNISINEWS.CO.ID- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ketapang diduga membiarkan dugaan  penyimpangan pekerjaan infrastruktur jalan Sandai-Senduruhan yang dikerjakan oleh PT.Sinergi Karya Utama/CV.Laskar Pelangi.

Pada Rabu, 11 September 2019 tim lakukan investigasi kelapangan di Desa. Muara Jekak Kec. Sandai mengenai pengerjaan lanjutan peningkatan infrastruktur  jalan Sandai-Senduruhan dengan baku dana Rp. 4.865.152.853.

Dari hasil investigasi  ditemukan dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan di lokasi trsebut. Dugaan kecurangan tersebut antara lain

spek jalan tidak memenuhi asumsi standar kontrak, keadaan jalan pecah-pecah dan berlobang serta kualitasnya di bawah standar kontrak kerja tidak memenuhi seperti yang seharusnya.

Dugaan kecurangan lainnya, pekerjaan solsemen terdapat kurangnya campuran, pekerjaan jembatan tidak menggunakan balok air d pasir panggal terdapat kayu yang rusak dipasang, diduga panjangnya jalan tidak sampai 2 kilometer.

Sementara, pengambilan cuari tanahnya pun di sekitar jalan setempat tepatnya di desa Muara Jekak. Kendati demikian proyek pun dinyatakan tlah selesai

Dalam kondisi  ini, penegak hukum seperti Kejari dan Tipikor Polres Ketapang harus segera turun untuk melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan anggaran dala proyek ini.

Kabid Dinas PU Kabupaten Ketapang seakan mengelak saat Amunisi melakukan konfirmasi.

 

25 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.